Sutradara Joko Anwar dan aktor Abimana Aryasatya

Gundala Beda dari Film Marvel dan DC

Sutradara film Gundala, Joko Anwar
Sumber :
  • VIVA/Yasmin Karnita

Bang Joko. Banyak yang bilang, sutradara horor akan bagus kalau buat film superhero, kayak James Wan (Conjuring-Aquaman) dan David Sanberg (Lights Out-Shazam!). Bagaimana tanggapan Anda?

img_title Bangkrut Ditipu Rekan Bisnis, Dimas Danang: Gue Terlalu Percaya Orang

Kebetulan satu agensi semua ya, haha. Aquaman bagus banget, Shazam! juga bagus banget. Kalau ada generalisasi bikin film horor bagus, pas bikin superhero belum tahu, tapi gini. Bikin horor itu kan sangat berbeda dengan film drama. Bikin film horor itu dari shot satu ke duanya itu harus memenuhi antisipasi penonton, apakah kita akan membuat sesuatu yang diinginkan penonton atau sebaliknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mungkin ada kesamaan film superhero dengan film horor, karena shot per shot-nya harus sangat dipikirkan banget. Kalau kita bikin drama, mungkin kita bisa bikin satu shot doang mungkin tidak presisi mengikuti aktor juga ada kan. 

img_title Pukulan Pevita Pearce Sangat Keras, Randy Pangalila: Sampai Saya Mental

Kayak pernah bikin A Copy of My Mind. Kita menciptakan ruang untuk aktor, jadi kamera mengikuti aja. Tapi kalau horor dan superhero, shot per shot harus dipikirin banget. 

Abimana Aryasatya

img_title Fakta Unik Kostum Sri Asih, Total Ada 8 Dipesan Langsung dari Amerika Serikat

Abimana, apa ada persiapan khusus untuk jadi seorang jagoan?

Satu-dua bulan sebelum, saya udah training. Jujurnya, dari empat tahun lalu saya sudah mempersiapkan diri. Ada insting aja. 

Insting bagaimana?

Ada insting kalau Indonesia akan bergerak ke arah ini (action, superhero). Coba nyicil aja, ngobrol aja ama trainer, karena gue yakin industri film Indonesia akan terus maju, bergerak ke arah itu.

Training, kalau fisik tuh banyak ada strength training, movement, bela diri. Jadi gabung-gabung, beda-beda ya latihannya. Sama Kang Cecep berlatih silat, terus latihan sama beberapa temen nyoba capoeira, nyoba ini nyoba itu, karena kan kita belum tahu nih film akan seperti apa.

Adegan action yang dilakukan sendiri banyak?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abimana: Kalau yang saya enggak pakai kostum, enggak (enggak pakai stuntman), tapi yang pakai kostum gantian. Ya, kalau saya pakai kostum gantian, saya angkat bendera kadang-kadang. Gue kadang kalau udah capek, angkat bendera, saya menyerah.

Joko Anwar: Semua stunt dikerjakan sama Abimana bisa dibilang 98 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut