Pasang Surut Jualan Mobil

Henry Tanoto Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM)
Henry Tanoto Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM)
Sumber :
  • VIVA/Purna Karyanto

VIVA – Puluhan tahun lalu, merek otomotif Toyota merintis bisnisnya di Tanah Air. Saat itu, persaingan di pasar kendaraan bermotor roda empat belum seramai sekarang. Jenis dan model kendaraannya terbatas. Merek otomotif Jepang ini bisa bergerak leluasa.

Saat itu, Toyota mengandalkan produk bernama Kijang, sebuah mobil yang menawarkan kapasitas angkut penumpang lebih banyak dari jenis sedan. Kijang mereprensentasikan kebutuhan orang Indonesia, yang senang ngumpul, termasuk saat bepergian memakai mobil.

Seiring berjalan waktu dan teknologi yang terus berkembang, mobil yang dipasarkan beragam. Sebagai pemain lama, Toyota turut ambil bagian mengisi celah yang ada. Sayang, kondisi tak melulu mulus, ada pasang surut mengiringi perjalanan bisnisnya.

Henry Tanoto Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM)

Vice President Director PT Toyota Astra Motor, Henry Tanoto, berbagi cerita tentang penjualan sampai dengan rencana masa depan perkembangan otomotif. Di kantornya yang terletak di kawasan Sunter, Jakarta Utara, tim VIVA.co.id, 'RI-2' nya Toyota itu menyambut kami dengan ramah.

Pak Henry, kami penasaran, bagaimana perkembangan Toyota dengan kondisi saat ini, khususnya TAM di Indonesia dari segi sales and marketing?

Kalau bicara merek Toyota, sampai saat ini kami masih bersyukur. Masih jadi market leader. Artinya masih dipercaya masyarakat Indonesia untuk pembelian kendaraan.  Kalau memang ada pasang surut, itu biasa ya.