Pasang Surut Jualan Mobil

Henry Tanoto Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM)
Henry Tanoto Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM)
Sumber :
  • VIVA/Purna Karyanto

Menyebut merek Toyota di Indonesia, hampir semua orang kenal. Apapun yang dijual itu pasti laku, dan orang mau beli. Di balik semua itu, ada enggak rasa sulit saat menjual mobil?

Dengan nama Toyota, jualan mobil pasti laku menurut saya enggak begitu lah anggapanya. Begini, Toyota itu bisa seperti sekarang karena history yang panjang. kami selalu membawa produk-produk yang dibutuhkan masyarakat. Mulai dari Kijang, Avanza, dan LCGC, banyak lah, model seven seater-nya juga.

Brand itu penting, tetapi kalau produk yang dibawa enggak sesuai dengan kunci keberhasilan kita, enggak sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan market, pasti enggak akan bisa sukses jualannya. Kunci keberhasilannya adalah berusaha mengerti kebutuhan pelanggan di Indonesia. Kalau itu bisa terus dipegang, saya yakin kami bisa menjual mobil dengan baik.

Semua produsen otomotif, termasuk Toyota selalu melihat kebutuhan pelanggan. Apa kira-kira yang dibutuhkan dua sampai tiga tahun ke depan?

Kalau dua sampai tiga tahun terlalu short, perubahan itu bertahap-bertahap dan enggak terasa. Pertama, scustomer kami inginnya style yang lebih sporty and advance, ini dibuktikan dengan melihat di jalanan memang ke arah sana bentuk dan desainnya.

Kedua, masyarakat itu inginnya jangan dipusingkan setelah mereka membeli kendaraan itu. Semua ingin, kalau servis gampang, terus sparepartnya gampang. Lalu yang lainnya adalah resale value, ingin kendaraannya yang desainnya bagus tetapi unsur utama reliability dan durability enggak boleh hilang.

Orang Indonesia mulai banyak suka transmisi matik dibandingkan beberapa tahun lalu. Jenisnya ada berapa dan mana yang lebih laku di pasar Indonesia?