UKM Kita Terbukti Tahan Banting

Fajrin Rasyid Presiden and Co- Founder Buka Lapak.
Fajrin Rasyid Presiden and Co- Founder Buka Lapak.
Sumber :
  • VIVA/Rifki

VIVA –  Nama Fajrin Rasyid di dunia e-commerce Indonesia sudah tak asing lagi. Ia ditunjuk menjadi Presiden Bukalapak pada Juni 2018, menggantikan Achmad Zaky. Fajrin Rasyid adalah co-founder Bukalapak. Sebelum menjadi Presiden Bukalapak, ia adalah Chief Financial Officer selama tujuh tahun. Tugasnya bertanggungjawab pada keuangan perusahaan.

Sejak awal, pendirian Bukalapak memang sudah berupaya untuk menjadi perusahaan teknologi yang memberdayakan Usaha Kecil Menengah (UKM). Saat ini rekan UKM yang bergabung dengan Bukalapak telah mencapai 5 juta online dan 2,5 juta offline. Pergantian dari Achmad Zaky ke Fajrin Rasyid juga bagian dari upaya mengukuhkan posisi Bukalapak sebagai e-commerce yang turut memberdayakan ekonomi UKM.

Fajrin Rasyid lahir di Jakarta, 33 tahun lalu. Ia lulus dari Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung (IYB) dengan predikat Summa Cum Laude. IPK-nya 4.0. Sebelum bergabung dengan Bukalapak ia pernah bekerja di Boston Consulting Group (BCG). Keaktifannya di berbagai forum international membuat Fajrin dikenal luas. Tahun 2016 majalah SWA mengganjarnya dengan pilihan sebagai CFO of The Year.

Di usianya yang belum 35 tahun, kini ia dipercaya menjadi nakhoda startup Unicorn Indonesia. Seperti apa mimpi dan harapan Fajrin Rasyid untuk Bukalapak, juga perkembangan bisnis e-commerce Indonesia? Berikut petikan wawancara khusus Fajrin Rasyid dengan VIVAnews pada 20 November 2019 di Senayan City, Jakarta.

Beberapa waktu lalu Bukalapak sempat diundang oleh Kementerian UMKM dan diminta untuk merangkul UMKM dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Apa benar demikian?
Iya, sempat diundang oleh Kementerian UMKM, Kominfo, dan ada beberapa lagi yang lainnya. Jadi sebenarnya kalau dibilang kita diminta untuk merangkul teman-teman UMKM sebenarnya itu sudah kita lakukan, sudah lama sekali.

Kita sudah melakukan banyak sekali insentif terkait bagaimana mengembangkan UMKM di Indonesia, bekerjasama dengan mereka, termasuk juga melakukan pelatihan-pelatihan. Dan memang salah satu hal yang kita bicarakan adalah kemungkinan untuk itu (membantu mengembangkan UMKM dari sisi permodalan melalui KUR). Tapi tentu saja ini masih dalam rangkaian tahapan rencana. Tentunya nanti kita akan follow up dengan jajaran di bawah Menteri, level Dirjen.

Kalau sejauh ini apa saja yang sudah dilakukan oleh Bukalapak untuk menjalankan program itu?
Sebenarnya kita juga sudah banyak juga melakukan kerja sama dengan perbankan dan fintech untuk memberikan pendanaan kepada teman-teman UKM yang sudah ada di Bukalapak. Nah, sebenarnya ini bisa dijadikan model yang sama.