Indonesia Travel X-Change Go Digitalkan Joglosemar

Menteri Pariwisata Arief Yahya
Sumber :
  • Viva.co.id/Linda Hasibuan

VIVA.co.id – Puri Asri Hotel Magelang, Jawa Tengah menjadi saksi semangat para pelaku industri pariwisata di Joglosemar.  Mereka baru sadar dengan konsep Go Digital yang setiap hari disosialisasikan Menteri Pariwisata Arief Yahya di berbagai forum. Mereka baru connect, bahwa yang dimaksud dengan ‘More Digial, More Professional’ itu salah satunya ada di sini.

img_title Sektor Pariwisata dan Proyek Energi Dinilai Dapat Berjalan Berdampingan

“Kawan-kawan industri juga baru tahu detailnya. Terima kasih Kemenpar RI, kami dibimbing sampai detail di implementasi,” kata Prasetyo Aribowo, Kadisbudpar Jateng, di Magelang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asistensi detail yang dipresentasikan Claudia Ingkiriwang, Ketua Probis Indonesia Travel X-change (ITX), Sigma itu membuat sekitar 60 pelaku bisnis pariwisata itu terbelalak. Digital Market Place (DMP) atau lapak-lapak yang disediakan ITX itu bakal membawa mereka naik level. Bertransformasi dari cara berbisnis manual dan konvensional menuju digital yang professional. Apa benefitnya? “Pertama, pembayaran langsung dari customers ke suplayer distributor, tidak mandek di ITX,” ujar Claudia.

img_title Kemenpar Punya Strategi Baru Promosikan Pariwisata Indonesia, Tak Hanya Andalkan Destinasi

Yang dimaksud suplayer itu adalah tiga A, yakni Akomodasi, Akses dan Atraksi.

Yang masuk dalam Akomodasi adalah hotel dan resort. Akses di sini seperti industri transportasi, rent car, bus pariwisata, dan moda lainnya. Atraksi itu seperti theme park, restoran, café, seni pertunjukan, tour guide khusus, fotografer gallery yang menjual stock shoot, dan lainnya. Sedangkan yang sebut distributor adalah tour operator, tour agent, yang menggabung, mengatur dan membuat paket tur yang menggunakan materi 3A yang ada di suplayers.

img_title Turis Makin Banyak Datang, Penumpang Penerbangan Internasional Indonesia Alami Pertumbuhan

Pembayaran langsung dari customers ke suplayer dan distributor itu memberi keyakinan bahwa secara keuangan aman. Duit tidak akan mampir ke mana pun juga, termasuk ke ITX.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di sinilah titik krusial yang sering ditakuti oleh pelaku bisnis online. Takut duitnya tidak sampai ke pemberi layanan. “Lalu, sistem administrasi juga digital, otomatis. Keamanannya berlapis, dan terjamin. Tidak akan ada fraud!” ujar Claudia.

Fraud itu adalah istilah dalam bidang IT, yang artinya perbuatan kecurangan, atau melanggar hokum, illegal-acts, yang dilakukan secara sengaja dan sifatnya dapat merugikan pihak lain. Dalam payment system, itu sudah diantisipasi, dan system pengamanan arus transaksi uang ini sudah berlaku di seluruh dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut