Triawan Munaf: Bekraf Itu Anak Angkat Kemenpar

Menpar Arief Yahya dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf
Sumber :

Semacam start up company, perusahaan yang baru, harus dibina di Bekraf. Karena 95 persen start up company itu gagal, hanya 5 persen saja yang sukses.

img_title Kinerja Tiket.com Meningkat Seiring Pulihnya Industri Pariwisata

"Ini bukan statemen saya saja, ini juga kesimpulan Shikhar Gosh, Harvard Business School. Dari 20 start up, hanya 1 yang sukses. Karena itu mereka harus punya strategi besar untuk memenangkan persaingan, yang sering saya sebut dengan 3C. Comparative Strategy, Competitive Strategy dan Collaborative Strategy," kata Arief Yahya yang Mantan Dirut PT Telkom itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Competitive itu melihat dan membedah nilai keunggulan kita, dari proses creating, choosing, costumizing, channeling sampai commercing. Posisinya berada di mana, sudah siap dikomepetisikan atau brlum? Kedua Comparative, bagaimana dengan para pesaing? Lalu Cooperative atau Collaborative, bergabungkan dengan pemenang, atau joint the winner.

img_title Kebangkitan Pariwisata Nasional, Kolaborasi Otoritas Wisata Daerah dan UMKM

"Kalau dalam satu tim sepak bola itu, kan tidak semuanya harus menjadi striker? Kalau sudah ada Messi dan Rinaldo, mengapa kita harus beradu hebat dengan dia sebagai penyerang dan pencetak gol? Kan bisa jadi playmaker di tengah, libero dan stopper di belakang dan kiper penjaga gawang? Tidak harus berebut di posisi striker yang kita menjadi tidak kompetitif," jelasnya.

Menpar Arief Yahya pun mengucapkan terima kasih atas support dan dukungan Bekraf dalam menata destinasi. "Tentu ke depan kami masih akan ada banyak hal yang butuh dukungan penuh," ujar Arief Yahya. (webtorial)

img_title Sindiran Menohok Pemprov Bali ke Filipina Usai Comot Pemandangan Sawah Ubud
Menparekraf Sandiaga Uno

Sandiaga Uno Bicara Masa Depan Bali, Pariwisata Tak Cukup Hanya Andalkan Banyak Turis

Namun, di tengah tingginya aktivitas pariwisata, tantangan yang dihadapi Pulau Dewata Bali kini bukan semata bagaimana mendatangkan lebih banyak wisatawan.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut