Respons Aksi Korut di Rusia, Ukraina Datangkan Rudal Monster Buatan Korsel

VIVA Militer: Rudal balistik Hyunmoo-5 militer Korea Selatan
Sumber :
  • THX Korea

VIVA – Setelah pengerahan sekitar 12.000 personel militer Korea Utara (Korut) ke Rusia, Ukraina diyakini telah mengambil tindakan dengan peningkatan kerja sama dengan Korea Selatan (Korsel).

img_title Ratusan Organisasi dan Tokoh Masyarakat Teken Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil

Seperti yang diketahui, ribuan tentara Korut telah dikerahkan ke garis depan pertempuran di perbatasan, tepatnya di Oblast (Provinsi) Kursk, Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain personel, Korea Utara juga diyakini telah mengirim ratusan unit rudal balistik Hwasong-11Ga (KN-23) dan Hwasong-11Na (KN-24).

img_title Terungkap Alasan Trump Setop Serangan ke Iran Usai Gempuran Selama 13 Hari Beruntun

Hal tersebut yang membuat Ukraina tak tinggal diam. Analis senior Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, Alexander Stepanov, menduga bahwa respons paling logis yang diambil Ukraina adalah meminta pasokan senjata dari Korsel.

VIVA Militer: Tentara Rakyat Korea Utara (KPA)

Photo :
  • youtube.com

img_title AS Kaji Rencana Agresi Besar-besaran ke Iran Demi Rebut Uranium yang Diperkaya

Meskipun, hingga saat ini Korea Selatan sama sekali tidak memberikan izin kepada Ukraina untuk melakukan pembelian senjata ataupun peralatan militer.

Stepanov memberikan pernyataan jelang kedatangan delegasi Ukraina ke Korea Selatan.

"Fokus Ukraina diduga akan tertuju pada perolehan rudal balistik jarak pendek dan menengah," ucap Stepanov.

"Termasuk di dalamnya (rudal balistik) Hyunmoo-5 yang baru saja diluncurkan yang konon memiliki jangkauan 3.500 km," katanya dikutip VIVA Militer dari Defense Express.

VIVA Militer: Rudal balistik Hyunmoo-5 militer Korea Selatan

Photo :
  • mil.in.ua

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VIVA Militer melaporkan dalam berita 2 Oktober 2024, militer Korea Selatan untuk pertama kalinya menujukkan eksistensi rudal balistik permukaan-ke-permukaan Hyunmoo-5.

Senjata yang dijuluki "Rudal Monster" tersebut diciptakan Badan Pengembangan Pertahanan Korea Selatan sejak tahun 1980an, dengan tujuan menyaingi kekuatan rudal Korut.

Ilustrasi militer Iran.

Iran Ubah Doktrin Militer, dari Bertahan Jadi Menyerang

Iran mengubah doktrin militernya dari sikap bertahan menjadi siap menyerang setelah menghadapi konflik terbaru dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

img_title
VIVA.co.id
23 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut