5 Mantan Menhan Ngamuk Usai Donald Trump Copot Panglima Militer Amerika

VIVA Militer: Jenderal Charles Quinton Brown Jr.
Sumber :
  • Politico/Francis Chung

VIVA – Tindakan Presiden Donald Trump mencopot jabatan sejumlah perwira militer Amerika Serikat (AS), mendapat reaksi keras dari lima orang mantan Menteri Pertahanan.

img_title Ratusan Organisasi dan Tokoh Masyarakat Teken Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil

Kelima eks Menteri Pertahanan AS tersebut adalah Chuk Hagel, Jenderal (Purn.) Jim Mattis, Leon Panetta, Jenderal (Purn.) Lloyd Austin dan William Perry.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hagel, Mattis, Panetta, Austin dan Perry menulis surat terbuka untuk mendesak Kongres AS mengadakan dengar pendapat secepat mungkin, untuk menilai impikasi keamanan nasional setelah pemecatan sejumlah perwira militer.

img_title Terungkap Alasan Trump Setop Serangan ke Iran Usai Gempuran Selama 13 Hari Beruntun

Para mantan pejabat tinggi ini berang setelah keputusan Trump mencopot Jenderal Charles Q. Brown, dari posisinya sebagai Kepala Staf Angkatan Bersenjata AS (US Armed Forces).

VIVA Militer: Jenderal (Purn.) Lloyd Austin dan Jenderal Charles Brown (kiri)

Photo :
  • US Air Force/Senioir Airman Jensen Stidham

img_title AS Kaji Rencana Agresi Besar-besaran ke Iran Demi Rebut Uranium yang Diperkaya

Trump dituding berupaya mempolitisasi militer Amerika Serikat, dan menggunakan pemecatan tersebut untuk menghapus batasan hukum terhadap kekuasaan Presiden AS.

"Kami sangat prihatin dengan pemecatan beberapa pemimpin militer senior AS oleh Presiden Trump baru-baru ini," bunyi surat terbuka lima mantan Menteri Pertahanan AS, dilansir VIVA Militer dari The New Voice of Ukraine.

"Kami menulis untuk mendesak Kongres AS agar meminta pertanggungjawaban Tuan Trump atas tindakan sembrono ini dan agar menjalankan sepenuhnya tanggung jawab pengawasan konstitusionalnya," kata surat tersebut.

Selain Brown, Trump juga memecat Letnan Jenderal Jennifer Short dari posisinya sebagai Asisten Militer Menteri Pertahanan AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VIVA Militer: Letnan Jenderal Jennifer Short

Photo :
  • US Air Force/Airman 1st Class Erick Requadt

Pemecatan sejumlah perwira tinggi militer dari jabatan di Departemen Pertahanan dan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat hingga saat ini penyebabnya masih belum jelas. 

Ilustrasi militer Iran.

Iran Ubah Doktrin Militer, dari Bertahan Jadi Menyerang

Iran mengubah doktrin militernya dari sikap bertahan menjadi siap menyerang setelah menghadapi konflik terbaru dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

img_title
VIVA.co.id
23 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut