Terbongkar, Israel Punya Rencana Serang Iran

VIVA Militer: Situs nuklir Iran
Sumber :
  • AP/Vahid Salemi

VIVA – Pemerintah Israel di bawah kendali Benjamin Netanyahu ternyata tengah menyiapkan rencana serangan besara-besaran ke wilayah Iran. Rencana tersebut bahkan akan akan dilancarkan Mei 2025.

img_title Ratusan Organisasi dan Tokoh Masyarakat Teken Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil

Langkah rezim zionis itu diungkap oleh sekutu terkuatnya sendiri, Amerika Serikat (AS). Presiden AS, Donald Trump diklaim telah menolak mentah rencana Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, serangan militer Israel hanya difokuskan terhadap situs nuklir Iran. Hal ini yang diungkap oleh seorang pejabat Gedung Putih yang identitasnya dirahasiakan.

img_title Terungkap Alasan Trump Setop Serangan ke Iran Usai Gempuran Selama 13 Hari Beruntun

Penolakan Trump berdasar pada rencana Amerika yang memilih untuk mengambil langkah dalam kesepakatan baru dengan rezim Ayatollah Khamenei.

VIVA Militer: Situs nuklir Iran

Photo :
  • Reuters

img_title AS Kaji Rencana Agresi Besar-besaran ke Iran Demi Rebut Uranium yang Diperkaya

Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari The New York Times, tujuan Israel menghancurkan situs nuklir Iran adalah untuk mengurangi kemmpuan Teheran dalam mengembangkan senjata nuklir. Setidaknya dalam waktu satu tahun.

Militer Israel juga telah memasukkan strategi dengan mengandalkan serangan udara dan serangan unit pasukan khusus. 

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga dipercaya akan menjalankan kampanye pengeboman besar-besaran, yang akan berlangsung di situs nuklir Iran selama lebih dari sepekan.

Dengan strategi ini, pada awalnya para pejabat pemerintah dan militer Israel meyakini jika Amerika akan menyetujui dan mendukung rencana tersebut. Sayangnya, usulan tersebut pada akhirnya ditolak oleh Trump.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VIVA Militer: Squadron jet tempur F-35 Angkatan Udara Israel

Photo :
  • Secretary of the Air Force International Affairs

Serangan terhadap Iran dinilai Trump, Menteri Pertahanan, Pete Hegseth dan Direktur Intelijen Nasional, Tulsi Gabbard, akan memicu konflik yang lebih luas dengan Negeri Mullah.

Ilustrasi militer Iran.

Iran Ubah Doktrin Militer, dari Bertahan Jadi Menyerang

Iran mengubah doktrin militernya dari sikap bertahan menjadi siap menyerang setelah menghadapi konflik terbaru dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

img_title
VIVA.co.id
23 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut