Terbongkar, Israel Punya Rencana Serang Iran

VIVA Militer: Situs nuklir Iran
Sumber :
  • AP/Vahid Salemi

VIVA – Pemerintah Israel di bawah kendali Benjamin Netanyahu ternyata tengah menyiapkan rencana serangan besara-besaran ke wilayah Iran. Rencana tersebut bahkan akan akan dilancarkan Mei 2025.

img_title Bikin Geger! 2 Bom Aktif Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Maluku, Gegana Turun Tangan

Langkah rezim zionis itu diungkap oleh sekutu terkuatnya sendiri, Amerika Serikat (AS). Presiden AS, Donald Trump diklaim telah menolak mentah rencana Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, serangan militer Israel hanya difokuskan terhadap situs nuklir Iran. Hal ini yang diungkap oleh seorang pejabat Gedung Putih yang identitasnya dirahasiakan.

img_title 180 Personel Militer Jepang Bakal Bantu Padamkan Karhutla di Indonesia

Penolakan Trump berdasar pada rencana Amerika yang memilih untuk mengambil langkah dalam kesepakatan baru dengan rezim Ayatollah Khamenei.

VIVA Militer: Situs nuklir Iran

Photo :
  • Reuters

img_title Yusril Sebut Revisi UU Peradilan Militer Sudah Jadi Amanat Undang-undang

Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari The New York Times, tujuan Israel menghancurkan situs nuklir Iran adalah untuk mengurangi kemmpuan Teheran dalam mengembangkan senjata nuklir. Setidaknya dalam waktu satu tahun.

Militer Israel juga telah memasukkan strategi dengan mengandalkan serangan udara dan serangan unit pasukan khusus. 

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga dipercaya akan menjalankan kampanye pengeboman besar-besaran, yang akan berlangsung di situs nuklir Iran selama lebih dari sepekan.

Dengan strategi ini, pada awalnya para pejabat pemerintah dan militer Israel meyakini jika Amerika akan menyetujui dan mendukung rencana tersebut. Sayangnya, usulan tersebut pada akhirnya ditolak oleh Trump.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VIVA Militer: Squadron jet tempur F-35 Angkatan Udara Israel

Photo :
  • Secretary of the Air Force International Affairs

Serangan terhadap Iran dinilai Trump, Menteri Pertahanan, Pete Hegseth dan Direktur Intelijen Nasional, Tulsi Gabbard, akan memicu konflik yang lebih luas dengan Negeri Mullah.

VIVA Militer: Rudal balistik milisi Houthi Yaman

Serangan Houthi ke Pangkalan Militer di Yaman Tenggara Tewaskan 73 Orang

Sejumlah 73 orang dipastikan tewas akibat serangan terhadap pusat pelatihan keamanan di sebuah pangkalan di militer Yaman tenggara yang dilakukan oleh Houthi.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut