2 Tentara Wanita Israel Kakinya Putus Usai Diserang Pasukan Hamas

VIVA Militer: Evakuasi tentara wanita Israel usai serangan Brigade al-Qassam
Sumber :
  • Yeni Safak

VIVA – Dua orang tentara wanita Israel dikabarkan menderita luka parah usai disergap pasukan Hamas di wilayah kota Beit Hanoun, Jalur Gaza, Palestina, Minggu 20 April 2025 lalu.

img_title Ratusan Organisasi dan Tokoh Masyarakat Teken Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil

VIVA Militer melaporkan dalam berita Senin 21 April 2025, serangan mendadak dilancarian oleh unit sayap militer Hamas, Brigade Izz ad-Din al-Qassam, dan menghabisi seorang tentara Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prajurit militer Israel yang tewas diketahui adalah G'haleb Sliman Alnasasra. 

img_title Terungkap Alasan Trump Setop Serangan ke Iran Usai Gempuran Selama 13 Hari Beruntun

Selain membunuh perwira tersebut, tiga orang tentara zionis lainnya. Salah satunya dikabarkan adalah seorang tentara wanita.

VIVA Militer: Ghaleb Sliman Alnasasra, perwira Israel yang tewas di Gaza

Photo :
  • Israel Defense Forces (IDF)

img_title AS Kaji Rencana Agresi Besar-besaran ke Iran Demi Rebut Uranium yang Diperkaya

Ternyata, tak hanya seorang tapi dua orang tentara wanita Israel yang terluka parah. 

Pasukan Brigade al-Qassam menyerang Tank Tempur Utama (MBT) Merkava Mark IV dan Buldoser D9 dengan rudal anti-tank Yassin 105.

"Perwira G'haleb Sliman Alnasasra, 35 tahun, dari kota Rahat (selatan), tewas," bunyi pernyataan Pasukan Pertahanan Israel dilansir VIVA Militer dari Middle East Monitor.

Menurut laporan terbaru yang dikutip VIVA Militer dari media Turki, Yeni Safak, kedua tentara wanita Israel yang mengalami luka parah, harus kehilangan kedua kakinya.

VIVA Militer: Evakuasi tentara Israel

Photo :
  • Anadolu Agency/Nir Keidar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Luka akibat ledakan rudal membuat kedua kaki para prajurit wanita Israel harus diamputasi.

Hingga berita ini diturunkan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) belum memberikan pernyataan resminya terkait kondisi kedua tentara wanita tersebut.

Ilustrasi militer Iran.

Iran Ubah Doktrin Militer, dari Bertahan Jadi Menyerang

Iran mengubah doktrin militernya dari sikap bertahan menjadi siap menyerang setelah menghadapi konflik terbaru dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

img_title
VIVA.co.id
23 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut