Motor Gede Mulai Kehilangan Daya Tarik

VIVA Otomotif: Moge Honda Shadow Phantom 2013
Sumber :
  • Rideapart

New Delhi, VIVA – Kapasitas mesin besar selama bertahun-tahun menjadi salah satu simbol naik kelas bagi pengendara motor. Setelah terbiasa menggunakan motor kecil, langkah berikutnya biasanya membeli motor dengan mesin lebih besar, tenaga lebih tinggi, dan fitur yang lebih lengkap.

img_title 4 Juta Motor Baru Beredar di Indonesia

Namun, pola tersebut mulai berubah di sejumlah pasar. Disadur VIVA Otomotif dari Rideapart, Senin 24 Agustus 2026, data penjualan sepeda motor di India pada Juli 2026 menunjukkan motor berkubikasi 500cc ke atas justru mengalami penurunan, ketika kelas 250cc hingga 500cc tumbuh pesat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasar sepeda motor India secara keseluruhan tumbuh 20,7 persen secara tahunan pada Juli 2026 menjadi hampir 1,075 juta unit. Sebaliknya, penjualan motor di atas 500cc turun 30,4 persen, dari 4.925 unit menjadi 3.429 unit.

img_title China Mulai Berani Lawan Ducati, Siapkan Superbike untuk Balapan

Pangsa motor berkapasitas di atas 500cc pun semakin kecil, dari 0,55 persen menjadi hanya 0,32 persen dari keseluruhan pasar. Sementara itu, penjualan motor kelas 250cc sampai 500cc justru melonjak hampir 50 persen pada Juli.

Fenomena ini bukan berarti konsumen berhenti mencari motor yang lebih mahal atau lebih bertenaga. Mereka masih naik kelas, tetapi banyak yang kini memilih berhenti di kapasitas mesin menengah.

img_title Jangan Nekat! Abu Vulkanik Bisa Bikin Motor Selip, Ini yang Wajib Diperhatikan Pengendara

Alasannya, motor 250cc hingga 500cc saat ini sudah jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Model di kelas tersebut kini banyak yang memiliki layar TFT, ride-by-wire, sistem navigasi, ABS, traction control, hingga performa yang cukup untuk berbagai kebutuhan.

Triumph Speed 400 menjadi salah satu contoh perubahan tersebut. Motor 398cc ini menawarkan tenaga hampir 40 dk, sementara Harley-Davidson X440 menunjukkan bahwa merek premium pun mulai melihat kelas mesin menengah sebagai pasar yang serius.

Di kelas yang sama, pilihan semakin beragam dengan kehadiran CFMoto 450, Royal Enfield Himalayan 450, hingga Guerrilla 450. Motor-motor tersebut tidak lagi hanya diposisikan sebagai kendaraan untuk belajar sebelum pemiliknya pindah ke motor 650cc atau lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biaya kepemilikan juga menjadi pertimbangan penting. Di India, struktur pajak membuat motor di atas 350cc menghadapi beban yang jauh lebih tinggi, ditambah biaya asuransi, perawatan, bahan bakar, dan pembiayaan.

Kondisi itu membuat kenaikan kapasitas mesin tidak lagi hanya soal mendapatkan tenaga lebih besar. Konsumen juga harus mempertimbangkan biaya tambahan yang muncul selama memiliki motor tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut