Nasib Bebas Ganjil-Genap Mobil Listrik
- Antara
Evaluasi Bebas Ganjil-Genap Jadi Tantangan
Fasilitas bebas ganjil-genap bagi mobil listrik merupakan salah satu bentuk insentif nonfiskal yang berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, khususnya pengguna kendaraan di Jakarta.
Apabila populasi kendaraan listrik terus meningkat, evaluasi terhadap fasilitas tersebut berpotensi menjadi bagian dari pembahasan kebijakan transportasi perkotaan. Namun, pencabutan pengecualian ganjil-genap tetap membutuhkan keputusan dari pemerintah atau otoritas yang berwenang.
Penerapan kebijakan lalu lintas juga perlu memperhatikan tujuan pengurangan kemacetan. Sebab, kendaraan listrik memang tidak menghasilkan emisi gas buang dari knalpot saat digunakan, tetapi tetap membutuhkan ruang jalan seperti kendaraan lainnya.
Karena itu, pertumbuhan kendaraan listrik dan pengelolaan lalu lintas merupakan dua persoalan yang perlu dipertimbangkan secara bersamaan.
Pernyataan Moeldoko tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa insentif kendaraan listrik tidak hanya berkaitan dengan harga pembelian, tetapi juga fasilitas penggunaan di jalan raya. Ke depan, evaluasi kebijakan akan menjadi penting untuk menyeimbangkan dorongan elektrifikasi dengan kebutuhan pengendalian lalu lintas.