Aspal Bagus Bukan Jaminan Jalan Tidak Mudah Rusak

Jalan rusak atau berlubang berpotensi sebabkan macet parah dan kecelakaan lalu lintas. (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Danar Dono

VIVA – Pembangunan infrastruktur jalan di Indonesia sudah berkembang dengan pesat. Salah satu buktinya adalah konstruksi dan proyek pembangunan jalan yang dilakukan di berbagai daerah, termasuk ibu kota negara.

img_title Hankook Perkuat Infrastruktur Dorong Mutu Pendidikan hingga Sosial di Kabupaten Bekasi

Sayangnya, pembangunan itu tidak diikuti dengan peningkatan kualitas. Terbukti, jalanan yang belum lama diaspal sudah kembali rusak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Preservasi Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga, Hedy Rahadian mengatakan, ada banyak faktor yang menyebabkan jalan aspal di Jakarta cepat rusak. Yang pertama yaitu masih banyak kendaraan bermotor yang membawa beban berlebih.

img_title Menko AHY Bertemu Presiden Swiss, Bahas Investasi hingga Transfer Teknologi Infrastruktur

"Beban jalan semakin berat. Walaupun punya batasan beban maksimum, tapi kenyataannya masih banyak kendaraan-kendaraan yang overload," kata Hedy di Kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Kedua, kata dia, dipengaruhi oleh perubahan cuaca. Menurut Hedy, kondisi cuaca saat ini kian ekstrem. Apalagi, sekarang ada siklon tropis yang melanda sejumlah daerah.

img_title Bank Jakarta dan PT SMI Suntikan Dana Rp2,11 Triliun, Siap Kebut 7 Proyek Vital DKI

"Faktor ketiga yaitu ada perubahan lanskap. Dulu, jalan itu ada di tengah sawah, air mudah mengalir kiri kanan. Sekarang ada di tengah perumahan, rumahnya lebih tinggi lagi dibanding jalan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, kata dia adalah masalah kualitas campuran aspal tersebut. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat jalan mulus adalah agregat dan aspal.

"Aspal sekarang makin canggih, tapi juga membutuhkan alat yang canggih. Alatnya (yang digunakan sekarang) sudah tua, enggak cocok dan butuh pembaruan juga," tuturnya. (art)

Ilustrasi penggarapan lahan

Wujudkan Swasembada Pangan, Pemerintah Pacu Infrastruktur Pengairan dan Bibit Padi di Kawasan Transmigrasi

Penguatan produksi pangan di kawasan transmigrasi sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, yang menempatkan swasembada pangan sebagai jalan menuju kemandirian pangan

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut