Volkswagen Geser BYD di Pasar Otomotif China

Logo Volkswagen terbaru
Sumber :
  • Carscoops

Beijing, 12 Februari 2024 – Raksasa otomotif asal Jerman, Volkswagen atau biasa disingkat VW menggebrak pasar otomotif China dengan merebut takhta merek mobil terlaris dari BYD pada Januari 2024. Pencapaian ini menandai kebangkitan VW di pasar terbesar dunia tersebut, setelah sebelumnya BYD menempati posisi satu selama 11 bulan berturut-turut. 

Rusia, China dan Iran Mulai Satukan Kekuatan, AS Sebut Mereka sebagai Sumber Kejahatan

VW mencatatkan penjualan gemilang sebanyak 209.476 unit di bulan Januari, melesat 41,5 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Dikutip VIVA Otomotif dari laman Carnewschina, keberhasilan ini mengantarkan VW menguasai 10,29 persen pangsa pasar menjadikannya satu-satunya merek yang menembus angka 10 persen di bulan tersebut.

Daftar Harga Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross Baru April 2024

Logo mobil listrik BYD

Photo :
  • Reuters

Di sisi lain, BYD, yang sebelumnya mendominasi pasar, mengalami penurunan penjualan 35,1 persen dengan total 186.947 unit.

Rencana AS untuk Melarang TikTok Memicu Perpecahan Nasional

Penurunan ini diyakini sebagai dampak dari transisi BYD ke platform kendaraan listrik baru, yang masih dalam tahap awal adopsi oleh konsumen.

Changan CS75Plus menjadi model terlaris di China pada Januari dengan penjualan 40.496 unit. Diikuti oleh Volkswagen Lavida (32.419 unit) dan BYD Song Plus (32.267 unit).

Meskipun VW kembali ke puncak, persaingan di pasar otomotif China masih sengit. BYD dan merek lain seperti Geely dan Changan terus berinovasi dan meluncurkan model baru. Hal ini menandakan bahwa pasar otomotif China akan terus berkembang dan penuh dinamika di masa depan.

Kembalinya VW ke posisi puncak menandakan bahwa pertarungan di pasar otomotif China semakin panas. Merek-merek besar terus bersaing untuk menarik hati konsumen dengan menghadirkan produk inovatif dan strategi yang efektif.

Masa depan pasar otomotif China akan ditentukan oleh kemampuan merek-merek ini untuk beradaptasi dengan perubahan dan memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

Presiden AS Joe Biden bersama Presiden China, Xi Jinping.

Kerjasamanya dengan Iran dan Rusia Disebut Sumber Kejahatan oleh AS, China Murka

Pihak China pada pekan lalu mengeluarkan teguran keras kepada Amerika Serikat, setelah Ketua DPR AS Mike Johnson mengeluarkan pernyataan kontroversial.

img_title
VIVA.co.id
23 April 2024