Honda Nilai Pajak Berdasarkan Emisi Karbon Lebih Adil

Honda Clarity Fuel Cell
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dian Tami Kosasih

VIVA.co.id – Produsen mobil asal Jepang, Honda, mengaku siap dengan rencana pemerintah Indonesia mengubah struktur pajak kendaraan bermotor, dari kapasitas mesin menjadi berdasarkan emisi karbon.

img_title Harga Terbaru Honda Brio Usai Kena Diskon PPnBM di 2022

Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Pemasaran dan Purnajual PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami siap. Seperti diketahui, Honda merupakan salah satu pelopor untuk teknologi ramah lingkungan," kata Jonfis di Jakarta.

img_title Honda Tegaskan Masih Jual Mobilio, Cuma Buat Taksi?

Jonfis menilai, penerapan pajak berdasarkan emisi karbon jauh lebih adil ketimbang kapasitas mesin. Ia menyebutkan, kendaraan yang  menghasilkan emisi tinggi memang harus dikenakan pajak yang lebih besar.

"Iya, sudah pasti yang mengotori udara (emisi) harus membayar lebih mahal," ujar Jonfis.

img_title Honda Mobilio Hilang dari Daftar Penjualan, Setop Produksi?

Selain Honda, beberapa pabrikan mobil lainnya juga mengaku siap dengan kebijakan baru tersebut. Dengan diterapkannya aturan tersebut, maka mereka bebas merancang mesin yang sesuai untuk kondisi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aturan pajak berdasarkan emisi karbon sudah diterapkan oleh banyak negara, baik yang sudah maju maupun berkembang.

Aturan ini nantinya juga akan mempermudah masuknya teknologi hibrida dan mobil listrik ke Tanah Air. Karena saat ini aturan yang ada belum mencakup dua teknologi canggih tersebut. (ase)

Booth Isuzu di Jakarta Auto Week 2022

Menperin: Mulai April Semua Mobil Baru Harus Ramah Lingkungan

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan semua mobil baru yang diproduksi di bulan depan sudah Euro 4.

img_title
VIVA.co.id
15 Maret 2022
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut