Wawan Tembong Bocorkan Teknik Jago Freestyle

Aksi freestyle Wawan Tembong.
Sumber :
  • Rendra Saputra/VIVAcoid

VIVA.co.id – Istilah freestyle dalam dunia sepeda motor sudah umum dipahami banyak biker. Freestyle merupakan kemampuan melakukan atraksi di atas ‘kuda besi’, menciptakan gerakan yang indah.

img_title Viral Aksi Nekat Pelajar Lakukan Freestyle di Jalur Khusus Bandara Luput Pantauan Polisi

Aksi ini biasanya dilakukan mereka yang sudah ahli. Sangat sedikit sekali biker yang bisa atau memiliki kemampuan freestyle.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia, ada nama Wawan Tembong, yang terkenal piawai melakukan atraksi di atas motor, hingga menyabet berbagai gelar juara, baik nasional maupun internasional.

img_title Aksi Nekat Tukang Pentol Freestyle Berujung Nahas

Menurut Wawan Tembong, freestyle di atas motor sebenarnya mudah dilakukan, setelah biker sudah menguasai teknik dasarnya.

"Kuncinya memang percaya diri. Ada satu cara awal agar mereka mahir freestyle, yakni melajukan motor dengan membentuk angka delapan. Jadi, belajar membawa motor, bukan orangnya yang dibawa motor,” kata Wawan Tembong pada VIVA.co.id, Minggu, 8 Mei 2016.

img_title Freestyle Motor di Tangerang: 1 Meninggal, 1 Kritis

Terkait lamanya latihan hingga mahir, juara Motor Stunt Grand Prix Thailand 2016 itu menyebut, waktu tiga bulan sudah cukup. Tetapi, dengan catatan, selama satu bulan pertama, biker yang berlatih wajib menguasai gaya dasar dengan sempurna yakni burnout, wheelie dan stoppie.

"Sebenarnya, kuncinya itu ada di pengereman. Kalau burnout, pengereman juga harus kuat. Termasuk wheelie, rem kaki yang berfungsi dominan. Kalau stoppie, rem tangan yang berfungsi utama. Nah, badan cuma mengikuti atau imbangi saja," kata Wawan.

Menurut pria asal Boyolali itu, para biker yang tengah mempelajari freestyle juga harus memerhatikan motor yang digunakannya. Ia menganjurkan, motor wajib diatur setelan angin ban serta suspensi yang dibuat lembut.

"Modal untuk jadi freestyle itu sebenarnya enggak mahal, berbeda jika main di drag race, karena motor dituntut untuk mengalami berbagai ubahan. Sementara untuk freestyle, kepiawaian pengendara yang diutamakan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang penting, tekun dan belajar di tempat yang dianjurkan, jangan di jalanan. Lengkapi juga dengan berbagai perlengkapan keamanan, helm, body protector dan sebagainya," ujarnya.

Hal itu dinilai beralasan, karena menurut pengamatannya, masih banyak freestyler pemula yang berlatih dengan asal-asalan. Selain kurang memerhatikan safety, kata Wawan, mereka, meski belum mahir, sudah nekat melakukan gaya yang cukup ekstrem.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut