Beredar Petisi Honda Diminta Luncurkan Tiger 250cc
- Wikipedia
VIVA.co.id – Honda pernah merasakan nikmatnya penjualan motor sport melalui Tiger. “Macan besi'”yang pertama kali meluncur 23 tahun lalu itu nampak sukses mendulang kesuksesan penjualan, karena selain modelnya yang gagah, performa mesin yang ditawarkan juga terbilang galak. Tak cuma penjualan, komunitasnya pun kemudian bertumbuh subur di seantero negeri.
Motor yang kerap dimodifikasi agar terlihat layaknya motor gede (moge) ini mengusung mesin satu silinder berkapasitas 200cc. Mesin ini memiliki kompresi 9,0:1 dan dapat menghasilkan tenaga sebesar 16 daya kuda.
Meski sempat mengalami masa jaya dengan penjualan yang gemilang serta merajai segmen sport, PT Astra Honda Motor (AHM) akhirnya harus menghentikan produksi dan penjualan Tiger pada 2013 lalu. Tiga tahun berselang, komunitas dan klub motor pabrikan Jepang ini tetap bertahan.
Namun di balik penyetopan produksi Honda Tiger, para pencintanya tetap berharap agar pabrikan mengeluarkan produk anyar dari motor tersebut untuk menghapus kerinduan mereka akan Tiger. Kini, petisi yang meminta AHM untuk merilis Tiger baru pun muncul melalui laman Change.org. Petisi itu berjudul "Kami pencinta Motor Honda Tiger, meminta Astra Honda untuk mengeluarkan Honda Tiger 250cc."
Ya jika mengacu judul petisi, mereka menginginkan ada Tiger edisi baru dengan kapasitas mesin lebih besar, yakni 250cc. Menanggapi hal tersebut, Brand Activation Jakarta Honda Tiger Club 1996, Corsa Agung, mengatakan saat ini penggemar Tiger di Tanah Air tak surut meski motor itu telah setop produksi. Dirinya juga tak menampik bila penggila Tiger menginginkan edisi baru dari motor tersebut.
![]()
"Memang banyak diskusi mengenai hal tersebut. Kami juga sangat mengharapkan adanya generasi terbaru Tiger dengan mesin lebih besar yakni 250cc. Saya sudah dengar untuk hal itu (petisi), tapi saya pribadi belum tahu apakah memang akan diberikan ke pihak Honda," kata Corsa Agung.
Selain itu, Corsa mengatakan, hingga kini penggemar Tiger terus bertahan bahkan bertambah jika melihat dari data anggota klub motor tiap tahunnya. "Enggak ada pengurangan, justru bertambah. Hingga saat ini belum ada pembicaraan atau sosialisasi dari Honda terkait hal ini," ujarnya.