Kencan Singkat Bersama BMW Active Tourer
- Dok: BMW
Tombol pengaturan lampu berada di dasbor bagian kanan, sedangkan sisi kiri ada tombol untuk menyalakan mesin dan mematikan fitur auto start stop. Pada konsol tengah, tersedia tombol untuk mengakses layar informasi.
Masih di konsol tengah yang terhubung dengan dasbor, tersedia tombol untuk memilih mode berkendara, sport, comfort dan eco. Di atasnya, terpajang instrumen untuk mengatur pendingin kabin dan sistem audio.
Sementara itu, di setir, ada beberapa tombol lagi, yakni untuk mengaktifkan pembatas kecepatan di sebelah kiri dan tombol audio di sebelah kanan. Tombol yang biasa dipakai untuk mengakses panel instrumen berada di tuas kiri, jadi satu dengan tombol lampu belok dan lampu jauh.
![]()
VIVA.co.id berkesempatan menjajal kemampuan Active Tourer selama dua hari. Rute yang dipilih adalah mulai dari Bekasi hingga kawasan Alam Sutra, Tangerang. Selama perjalanan, mobil diisi oleh tiga orang dewasa dan satu balita.
Meski kapasitas mesin hanya 1.500cc dan berpenggerak roda depan, namun Active Tourer memiliki karakter khas BMW, yakni stabil dan nyaman. Suspensi dapat meredam guncangan jalan dengan sangat baik, dan setir juga merespons arah yang dikehendaki dengan cukup sempurna.
Kestabilan mobil diuji saat melintasi jalur memutar 270 derajat yang akan menuju pintu masuk tol. Pada kecepatan sekitar 50 kilometer per jam, penumpang dapat tetap duduk nyaman tanpa bergeser dari kursinya.
Sebagai sebuah mobil MPV, tentu saja kemampuan menampung barangnya harus diuji. Dan tidak ada yang lebih cocok selain memasukkan lemari knock down dengan panjang 1,8 meter ke dalam mobil.
Untuk bisa memuat lemari panjang tersebut, sandaran jok tengah direbahkan, dan papan lemari dimasukkan hingga menyentuh sandaran tangan tengah bagian depan. Masih ada sisa ruang di kiri dan kanan bagasi untuk menyimpan berbagai belanjaan lain yang cukup banyak.
Konsumsi bahan bakar mobil ini sebenarnya terbilang irit untuk ukuran mobil buatan Eropa, namun tentu saja tidak bisa dibandingkan dengan MPV Jepang. Mesin yang dibekali turbocharger mampu menghasilkan 136 daya kuda dan torsi 220 Newton meter.