Kencan Singkat Bersama BMW Active Tourer
- Dok: BMW
Saat berkendara dengan mode eco (tanpa mengaktifkan fitur auto start stop), konsumsi bahan bakar tercatat sekitar satu liter untuk tiap 12 kilometer. Angka ini bisa lebih irit lagi, jika mobil digunakan untuk bepergian ke luar kota, tentunya dengan arus lalu lintas yang normal.
![]()
Meski hadir dengan beberapa perubahan besar, namun BMW berhasil membuat sebuah mobil keluarga yang nyaman dan tetap mengusung konsep sporty. Jika dibandingkan dengan MPV lain, mungkin Active Tourer tidak irit dalam hal pemakaian bahan bakar.
Namun, jika berbicara soal kenyamanan, bisa dikatakan bahwa mobil yang dijual dengan harga Rp619 juta off-the-road ini sudah 90 persen mirip dengan mobil MPV mewah yang menawarkan berbagai fasilitas dan ruang lega untuk keluarga.
Satu-satunya yang cukup mengganggu adalah adanya lekukan di belakang konsol tengah, tepat di antara kaki penumpang tengah. Lekukan ini harus ada, karena BMW berencana untuk menyediakan Active Tourer dalam versi all wheel drive.
Namun, untuk soal kemewahan ala mobil Eropa, Active Tourer sudah cukup sempurna. Suara luar dapat diredam dengan sangat baik, sehingga penumpang dapat terlelap dengan nyenyak, sedangkan pengemudi juga percaya diri saat melintas di jalur yang tidak rata, tanpa khawatir akan membangunkan penumpang yang ada di belakang. (asp)