Banyak yang Belum Tahu, Menyalakan Sein Ada Aturannya

Praktik safety riding
Sumber :
  • VIVA/Jeffry Yanto

VIVA – Bagi pengendara di jalan raya, menyalakan lampu sein menjadi hal yang wajib ketika akan berbelok. Sayangnya, beberapa pengendara masih sering melakukan kesalahan saat menyalakan lampu sein, sehingga membuat pengguna jalan lain kesal.

Cara Unik Pengendara Motor Beri Isyarat Belok

Bahkan, hal itu bisa menimbulkan kecelakaan, jika pengguna kendaraan tersebut menyalakan lampu sein tiba-tiba dan langsung bermanuver.

Lantas, seperti cara menyalakan lampu sein yang benar?

Catatan Buat Orang Tua, 4 Bahaya Meninggalkan Anak di Dalam Mobil

Direktur Safety Defensive Cosultant Indonesia, Sony Susmana mengatakan, menyalakan lampu sein itu jarak amannya 50 meter sebelum menuju belokan. Jarak tersebut dianggap paling ideal untuk memberikan informasi kepada pengguna jalan.

“100 meter, kita harus ada di lajur sebelah kiri atau di kanan ketika ingin berbelok, dan setelah 50 meter sebelum tikungan yang dituju baru menyalakan lampu sein,” ujarnya di Bogor, Jawa Barat.

Mengenal Forged Piston, Teknologi Unggulan Yamaha Adopsi dari MotoGP

Pria yang juga seorang pembalap itu mengatakan, jarak 50 meter tersebut dikatakan aman, karena pengendara harus memberikan informasi ke depan, belakang dan samping.

“Begitu pun saat ingin berbelok, jangan manuver mendadak. Lebih baik luruskan dulu, jangan langsung belok, karena berbahaya,” tuturnya.

VIVA Otomotif: Mobil listrik Tesla

Sekolah Mengemudi Ini Tak Mau Pakai Mobil Listrik Tesla, Alasannya Mengejutkan

Sekolah mengemudi di Norwegia mulai melarang penggunaan mobil listrik Tesla.

img_title
VIVA.co.id
4 Januari 2024