Ini Akibat Sering Poles Mobil

Ilustrasi poles mobil
Sumber :
  • kabarukm.com
VIVA.co.id
- Salah satu bentuk perawatan yang sering dilakukan para pemilik kendaraan adalah poles bodi. Langkah ini ditempuh dengan harapan warna kusam dapat sirna, dan bodi mobil dapat kembali mulus seperti keluar dari diler.


Kendati demikian, banyak yang tidak tahu jika sering memoles warna mobil dapat memiliki efek buruk. Salah satunya, bodi mobil bisa terkikis.


Hal itu disampaikan Daniel Yoga, pemilik jasa auto detailing di Jakarta. Menurutnya, intensitas perawatan bodi dengan metode poles yang terlalu sering bisa mengikis lapisan pernis bahkan sampai warna cat dasar.
Jok Berbahan Kain Mobil Anda Kotor, Tak Perlu Panik


Cara Ampuh Bersihkan Noda di Karpet Mobil Bahan Beludru
“Poles bodi selain menggunakan cairan khusus juga menggunakan alat. Bila keseringan cat bodi bisa terkikis," ucap Daniel Yoga seperti dilansir situs resmi Toyota, Senin 23 November 2015.

Pedagang Enggan Beli Mobil Bekas yang Sudah Dimodifikasi

Ia menjelaskan, saat proses poles dengan alat, otomatis bodi harus ditekan. Jika tidak tahu tekniknya, bisa membuat cat terkikis. Tentu banyak orang awam yang tak menyadari efek tersebut, termasuk saat memoles kendaraan sendiri.


"Ada baiknya bila menggunakan jasa
auto detailing
untuk memoles kendaraan itu cukup dilakukan dua sampai tiga kali dalam setahun. Makin sering dipoles menggukan alat dan cairan bisa membuat umur cat lebih cepat pudar terkikis," ujar Daniel.


Dikatakan, bila dirasa belum perlu melakukan poles bodi, sebaiknya mobil diberikan perawatan lain seperti mencuci bersih kendaraan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya