Mobil Matik Menghentak-hentak, Gejala Apa?
- bosmobil.com
VIVA.co.id – Mobil jenis matik belakangan lebih banyak diminati ketimbang manual. Namun demikian, pameo kemudian menyebutkan jika mobil matik juga lebih ringkih daripada mobil manual.
Mobil matik ringkih sendiri mencuat lantaran sejumlah orang yang membeli mobil matik bekas, dan mendapatkan mobil matik dengan perawatannya yang tidak teratur dari pemilik sebelumnya.Â
Dilansir AstraWorld, Senin, 3 Oktober 2016, perawatan berkala secara rutin dapat membuat mobil matik awet dan berumur panjang. Selain perawatan, cara lain agar mobil matik tetap awet adalah dari cara mengemudi. Sebenarnya, mendeteksi kerusakan awal pada mobil matik bisa dilakukan sendiri, tanpa harus pergi ke bengkel.Â
Ketika memasukkan gigi, atau saat menginjak pedal gas dalam-dalam, rasakan hentakan atau getaran saat mobil berjalan. Jika terasa getaran atau hentakan selama mobil berjalan, namun perpindahan tuas masih mulus, mobil bisa lanjut berjalan. Berbeda jika mulai timbul hentakan kasar, sebaiknya mobil dimasukkan bengkel agar dapat diperiksa lebih lanjut.
Cara mendeteksi kerusakan selanjutnya adalah merasakan perpindahan gigi otomatis di tiap perpindahan percepatan. Untuk jenis AT akan terasa mengayun saat transmisi normal, sedangkan untuk jenis CVT akan terasa mulus.
Biasanya, saat terdapat kerusakan pada mobil, perpindahan transmisi akan terganggu atau muncul bunyi aneh dari dalam transmisi.
![]()
Biasanya tarikan mobil terasa berat, Anda akan merasakannya saat di perjalanan, yaitu menghentak-hentak. Kerusakan ini memang sangat umum yang ada di mobil matik jenis transmisi berjenis elektrik, cobalah untuk menyambungkan engine scanner dengan soket OBD. Anda bisa melihat kerusakan langsung di monitor scanner , umumnya adalah solenoid pressure atau bisa dibilang TCM speed sensor.
Bila masih matik manual atau konvensional, hal yang menyebabkan kerusakan paling umum adalah oli yang bocor atau oli yang sudah aus dan kotor, sehingga membuat tekanan oli tak mampu mengangkat perpindahan gigi pada RPM yang sesuai, dan sudah dipastikan getar mobil akan berpindah pada putaran mesin tinggi, lalu mobil akan terasa menghentak.
Tak bisa mundur
Lantas, bagaimana jika mobil tiba-tiba tidak bisa mundur. Hal ini tentu menyulitkan bagi pengendara mobil, dan mobil pun juga susah untuk diparkir. Gejala tidak bisa bergerak mundur ini sudah cukup sering terjadi dan terindikasi bila komponen mekanikal atau eletrik pada sistem transmisi bermasalah.