Pilkada Mataram Diduga Diwarnai Pelanggaran

Ilustrasi Pilkada 2020.
Ilustrasi Pilkada 2020.
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA - Pilkada di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, sudah selesai dilaksanakan pada 9 Desember 2020 lalu. Ada empat pasangan calon yang bertarung dalam kontestasi politik di daerah tersebut.

Mereka adalah paslon nomor urut 1 H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (HARUM). Paslon ini diusung Golkar, PPP, Nasdem dan PBB.

Kemudian paslon nomor urut 2 adalah Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (SALAM). Paslon ini diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan PKS.

Sementara paslon nomor urut 3 HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda (MUDA) diusung oleh Gerindra, PKB, PKPI dan Partai Berkarya.

Baca juga: Gibran Resmi Jadi Pemenang Pilkada Solo, Perolehan Suaranya Timpang

Dan paslon nomor urut 4 H Baihaqi-Hj Baiq Diyah ratu Ganefi (BARU) diusung oleh Demokrat, PAN dan Hanura.

Berdasarkan data real count di situs resmi KPUĀ pilkada2020.kpu.go.id, Rabu, 16 Desember 2020, data yang sudah masuk di Kota Mataram sudah 100 persen dari total 725 tempat pemungutan suara (TPS). Paslon nomor urut 1 memperoleh 38,6 persen atau 76.694 suara.