Pamer Liburan Mewah para Selebriti
- Instragram
Eko mengaku merogoh kocek sekitar 100 juta rupiah untuk liburan selama 12 hari di Eropa. Pengeluaran terbesarnya pada transportasi dan akomodasi. Anggota DPR itu memilih kursi kelas bisnis untuk penerbangan ke Eropa demi memberi kenyamanan bagi anak-anaknya.
"Paling juga Rp100 juta berlima sudah bisa. Paling mahal ya itu akomodasi buat anak-anak 18 jam perjalanan di pesawat, bagaimana biar bisa tidur, ya sudah kasih kelas bisnis," ucapnya.
Liburan ke Islandia juga memberi pengalaman baru bagi Eko dan keluarga karena tinggal di negara bersalju. Dia menceritakan, di Islandia matahari terbit hanya 12 jam, pukul 15.00 matahari sudah terbenam. Suhu udara super dingin minus 15-20 derajat celcius.Â
Jessica Iskandar termasuk salah satu artis ibu kota yang cukup sering berwisata ke Amerika Serikat. Namun janda anak satu itu mengklaim gaya liburannya cukup sederhana.Â
Bila Syahrini sering menggunakan mobil mewah seperti limosin saat liburan, Jessica mengaku menggunakan transportasi umum kereta selama liburan di luar negeri.Â
"Masalah bujet aku perginya biasa-biasa aja jadi enggak ada yang perlu dikhawatirin. Enggak (mewah), aku kalau jalan-jalan senang kok naik monorel, Shinkansen, soalnya aku perginya juga enggak ramai-ramai paling bertiga berempat. Jadi aku kalau di luar negeri naik kendaraan umum," ujarnya.
Namun, Jessica tidak menampik pernah menggunakan fasilitas mewah saat liburan. Jessica pernah menyewa kapal pesiar dan helikopter untuk jalan-jalan. Wanita berusia 30 tahun ini juga mengaku tidak pernah menggunakan jasa tour travel dan lebih senang berlibur bersama anaknya dan keluarga.Â
"Kalau aku sih mewah (ketawa) namanya juga liburan. Aku sukanya kalau liburan nikmatin cuman yang secukupnya dan seperlunya enggak yang berlebihan. Aku memang suka yang tempatnya bagus, nyaman," ucapnya.Â
Meski demikian bagi masyarakat gaya liburan para artis tetaplah terlihat mewah, dan masih tak terjangkau kantong sebagian besar rakyat biasa. Kehidupan hedonisme para artis hanya menjadi sebuah mimpi bagi para warganet yang menyoroti kehidupan mereka di media sosial.Â