Angin Perdamaian Pertemuan Trump dan Kim Jong un

Kedatangan Trump ke Singapura untuk bertemu Kim Jong Un
Sumber :
  • REUTERS / Leah Millis

Sementara Kim mendarat di Bandara Changi pada Minggu sore. Kim dijadwalkan akan menginap di hotel St Regis.  Saat pertemuan dengan PM Lee Hsien Liong, Lee memuji Trump dan Kim dan menyebut pertemuan keduanya sebagai keputusan yang berani dan mengagumkan. 

img_title 5 Fakta Tewasnya Jenderal Qassem Soleimani, Iran Akan Balas Dendam?

"Seluruh dunia fokus pada pertemuan bersejarah antara DPRK (Korea Utara) dan AS, dan terima kasih atas upaya tulus Anda. Kami dapat menyelesaikan persiapan untuk pertemuan bersejarah, dan saya ingin mengucapkan terima kasih untuk itu," ujar Kim, berbicara melalui seorang penerjemah, kepada Lee.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya memiliki harapan bahwa ini (KTT) akan sangat sukses," ujar Lee menambahkan.

img_title Jelang Lengser, Presiden Korsel Janjikan Perdamaian dengan Korut

Dalam perundingan nanti, Trump bakal didampingi Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton, sementara Kim Jong Un bersama adiknya, Kim Yo Jong, dan orang kepercayaannya, Kim Yong Chol.

Pertemuan Trump dan Kim Jong-un bakal jadi pertemuan paling bersejarah dalam hubungan diplomatik kedua negara. Sebab, sejak puluhan tahun yang lalu, hubungan keduanya berubah menjadi perang dingin. Sikap Jong-un yang terus menantang negara lain dengan uji coba nuklirnya bahkan sempat menimbulkan kecemasan terjadinya Perang Dunia III.

img_title Kim Jong Un Sebut Pangan & Sekolah Rakyat dalam Pidato, Bukan Nuklir

Pertemuan Tinggi Harapan

Pertemuan antara Jong-un dan Trump mulai menjadi harapan setelah terjadi pertemuan antara Jong-un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in terwujud bulan Mei lalu. Selain reuni dan membahas program denuklirisasi Korea Utara, kedua negara juga membicarakan kemungkinan pertemuan Trump dan Jong-un. Sejak awal, Singapura sudah disepakati sebagai negara yang menjadi tuan rumah pertemuan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan Trump dan Jong-un menjadi sesuatu yang sangat ditunggu. Sekjen PBB Antonio Guiterres mengatakan PBB siap membantu proses ini dengan cara apa pun. "Bagian paling relevan dari sistem PBB siap membantu tujuan pertemuan ini dengan berbagai cara. Termasuk jika harus melakukan verifikasi," ujarnya seperti diberitakan oleh Independent.co.uk, Senin, 11 Juni 2018.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan dia akan menjadi orang pertama yang memuji Donald Trump dan Kim Jong-un jika mereka mencapai kesepakatan tentang perlucutan senjata nuklir di Semenanjung Korea. Presiden Korea Selatan juga menyatakan dukungan resminya atas pertemuan tersebut melalui pernyataan resmi. Dalam pernyataannya itu, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menawarkan pihaknya siap untuk membantu Jong-un, dan kepada Presiden AS, Moon menyampaikan harapannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut