Angin Perdamaian Pertemuan Trump dan Kim Jong un

Kedatangan Trump ke Singapura untuk bertemu Kim Jong Un
Sumber :
  • REUTERS / Leah Millis

"Kesepakatan damai yang terwujud dalam pertemuan ini akan menjadi hadiah terbaik bagi dunia, seperti halnya hadiah terbaik yang diterima oleh Presiden Trump dalam ulang tahunnya," ujar Moon seperti dikutip dari USA Today. Moon menyampaikan juga ucapan selamat ulang tahun untuk Trump yang hari lahirnya jatuh pada Senin, 11 Juni 2018, persis sehari sebelum pertemuan bersejarah itu dilakukan.

img_title 8 Aturan Aneh yang Harus Dituruti Istri Kim Jong-un, Ri Sol-ju

Dari dalam negerinya sendiri, Trump diharapkan tak sekadar bicara soal denuklirisasi dan ancaman keamanan global, tapi lepas dari itu, Trump disarankan juga mendahulukan agenda pembicaraan soal hak asasi manusia. Kasus meninggalnya Otto Warmbler, warga AS yang kembali ke AS dalam kondisi koma setelah menjadi tahanan Korea Utara membuat Korut mendapat sorotan khusus soal pelanggaran HAM. Apalagi, laporan PBB tahun 2014 juga menyebutkan negara tersebut melakukan kekerasan HAM secara masif, terstruktur dan menyolok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump dikabarkan berjanji akan berbicara soal HAM pada Jong-un. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Presiden AS Mike Pence. "Saya sudah berbicara dengan ayah Otto, dan saya yakin Trump akan membicarakan soal HAM pada pertemuan dengan Jong-un, dengan membawa kesedihan hati dari keluarga Warmblier," ujar Pence seperti diberitakan oleh CNN, 11 Juni 2018.

img_title Donald Trump dan Kedua Anaknya Akan Diperiksa Terkait Penipuan


Pakar Pesimis

Namun sejumlah analis meragukan hasil maksimal dari pertemuan ini. Pakar politik dari Korea Selatan Sung-Yoon Le berharap Trump tidak meremehkan Jong-un. "Meremehkan pemimpin Korea Utara, berpikir dia aneh dan gila dan terkejut mengetahui bahwa dia bukan hanya bukan orang gila, tapi cukup masuk akal dan menawan, bisa menjadi sebuah kesalahan," ujar Yoon Le, yang bergelar professor dari Fletcher School of Law and Diplomacy at Tufts University kepada CNBC. Ia meminta Trump harus melihat Jong-un sebagai seorang diktator yang masih penuh ambisi.

img_title Korut Rayakan Ulang Tahun ke-80 Kim Jong Il Tanpa Parade Militer

Lee mengatakan, pemimpin Korea Utara berusia 34 tahun itu "menunjukkan pertunjukkan yang rumit," di mana ia berharap memperoleh kekuasaan atas Korea Selatan. "Jika Trump menggunakan kesombongannya dan terlalu yakin bahwa Korea Utara akan dengan mudah menyerahkan senjata nuklirnya, sebenarnya ia sedang dipermainkan," ujar Lee menjelaskan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut