Menakar Golkar Tanpa Trah Soeharto

Siti Hediyati Hariyadi atau Titiek Soeharto (kanan) bersama Tommy Soeharto (kiri) berkumpul di Partai Berkarya
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

VIVA – Siti Hediati Hariyadi atau yang dikenal Titiek Soeharto menjadi sorotan dalam jagad politik setelah mengumumkan keluar dari Partai Golkar. Politikus yang menjabat Wakil Ketua Koordinator Pratama Dewan Pimpinan Pusat  Golkar itu memilih bergabung dengan Partai Berkarya.

img_title Golkar Tangkap Ucapan AHY soal Kekuasaan Sinyal Maju Pilpres 2029

Keluarnya Titiek dari Golkar menarik karena mengikuti jejak adiknya, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Status Tommy di Partai Berkarya adalah ketua dewan pembina sekaligus ketua umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkumpulnya putra putri Soeharto di Partai Berkarya menandakan ruh pemimpin Orde Baru di Golkar sudah tak ada. Tommy sendiri sudah lama mundur dari Golkar. Sebelum mendirikan Berkarya, putra bungsu Soeharto itu menginisiasi Partai Nasional Republik untuk Pemilu 2014. Namun, gagal lolos verifikasi parpol.

img_title Sekjen Golkar Ajak Warga NU Hayati Qanun Asasi Agar Dijauhi dari Pertengkaran

Mundurnya Titiek sebenarnya bukan hal mengejutkan bagi internal Golkar. Sebagian kader Golkar sudah mengetahui rencana mundur Titiek sejak sebelum bulan Ramadan.

Tanpa trah Soeharto, Golkar pun menjadi perhatian. Figur Soeharto dikenal sebagai salah seorang tokoh perintis Partai Golkar. Pengaruh trah Soeharto diakui Wakil Ketua Koordinator Pratama yang juga kolega Titiek, Bambang Soesatyo alias Bamsoet.

img_title Siap Kawal RUU Perampasan Aset, Golkar: Negara Punya Wewenang Merampas Aset Hasil Kejahatan

Dua putri almarhum mantan Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto (kiri) bersama Siti Hutami Endang Adiningsih alias Mamiek Soeharto (kanan)

Foto: Titiek bersama adiknya, Mamiek, berpose di depan gambar ayahnya, Soeharto.

Bagi Bamsoet, hengkangnya Titiek akan membuat Golkar kehilangan seorang politikus senior lantaran statusnya sebagai putri Soeharto. Apalagi, pendukung Golkar masih banyak yang mencintai Soeharto.

“Kami semua patut prihatin di Golkar, karena lagi kami kehilangan dukungan. Pendukung Partai Golkar itu masih banyak yang cinta Pak Harto," kata Bamsoet, Senin, 11 Juni 2018.

Baca: Alasan Titiek Soeharto Keluar dari Golkar

Suara sama disampaikan Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia. Figur Titiek dinilai punya ikatan sejarah, ideologis, bahkan biologis dengan tokoh paling berpengaruh dengan Golkar era Orde Baru yaitu Soeharto.

Bagi Doli, alasan mundur Titiek dari Golkar akan menjadi catatan. "Sebagai partai politik, Golkar yang lahir dari dan untuk rakyat sejatinya akan terus memperjuangkan rakyat," ujar Doli kepada VIVA, Selasa, 12 Juni 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memori Soeharto

Pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai keluarnya Titiek dari Golkar tak bisa disepelekan. Memang elektabilitas Golkar sulit digeser sebagai partai papan atas di Pemilu 2019.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut