Demam Piala Dunia 2018 Dimulai

Penggemar sepakbola di Kota Mumbai, India, membuat spanduk Piala Dunia 2018
Sumber :
  • REUTERS/Francis Mascarenhas

Piala Dunia edisi ke-21 ini tak hanya penting bagi Rusia. FIFA dan sepakbola juga akan mencapai titik balik di Piala Dunia 2018. Ini akan menjadi perhelatan akbar pertama untuk Presiden FIFA yang baru, Gianni Infantino. Di turnamen inilah, kapasitas Infantino akan diuji.

img_title Ketika Hujan 7 Gol Terjadi dalam Duel Timnas Argentina Vs Prancis di Piala Dunia

Presiden FIFA, Gianni Infantino

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, berbagai inovasi juga akan digunakan di Rusia. Salah satunya adalah penerapan teknologi video assistant referee (VAR). 

img_title Pemain J League dalam Sejarah Piala Dunia

Pada Piala Dunia 2018 nanti, setidaknya dipasang 33 kamera di lapangan yang pengawasannya berpusat di Moskow. Ada dua kamera pemantau offside, delapan kamera super slow-motion, dan empat ultra slow-motion.

Selama masa percobaan di berbagai ajang, VAR berguna untuk melihat tayangan gol, pelanggaran di kotak penalti, pelanggaran keras, dan kekeliruan putusan. Namun, untuk di Piala Dunia 2018 akan ada penambahan.

img_title Saat Kroasia Hancurkan Argentina 3-0 dan Bikin Messi Mati Kutu di Piala Dunia

Badan Pembuat Aturan Sepakbola Dunia (IFAB) memutuskan bakal menerapkan kartu merah susulan yang terjadi akibat pelanggaran namun tidak kelihatan wasit. Pemantau video dapat memberi masukan kepada wasit melalui sambungan komunikasi.

"Jika terjadi sesuatu dan terlewat dari pantauan, itu bisa dikaji melalui VAR, dan asisten VAR dapat memberi informasi kepada wasit sehingga bisa memberi kartu merah," tutur Direktur Teknik IFAB, David Elleray, dikutip dari Times.

VAR juga  membuat tugas hakim garis menjadi mudah. Sebab, Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina mengeluarkan aturan terbaru.

Nantinya hakim garis tidak perlu mengangkat bendera tanda offside jika kondisinya sangat tipis. Kajian VAR yang kemudian menentukan apakah offside atau tidak.

"Jika nanti Anda melihat ada hakim garis tidak mengangkat bendera offside, bukan berarti dia membuat kesalahan," ujar Collina, dikutip dari Sky Sports.

"Itu karena mereka menghormati instruksi yang diberikan agar tetap membiarkan bendera di bawah jika posisi offside sangat tipis," imbuhnya.

Rusia vs Arab Saudi

Rusia vs Arab Saudi

Selain pesta pembukaan dan juga berbagai inovasi baru, pertandingan pembuka juga bakal menarik perhatian. Di laga perdana, tuan rumah Rusia berhadapan dengan wakil Asia, Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain Rusia rayakan gol.

Sebagai tuan rumah, Rusia tentunya diharapkan bisa meraih poin penuh. Namun, fakta bisa berbicara sebaliknya. Dari sisi peringkat dunia FIFA saja, Arab justru lebih baik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut