Manuver 'Kejutan' Tuan Guru Bajang

Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (kanan).
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Reza Fajri.

Tjahjo berusaha meluruskan dengan mengatakan TGB adalah seorang yang jujur dan apa adanya, sehingga pernyataan TGB itu menurut Tjahjo tak memiliki muatan politis. Menteri Sosial yang juga kader Partai Golkar Idrus Marham menganggap keputusan TGB adalah keputusan yang rasional. Idrus mengaku sudah pernah bertemu TGB dalam beberapa acara dan TGB kerap memuji Jokowi dalam urusan pembangunan wilayahnya.

img_title Wagub NTB Berkelit Ditanya Mundur dari Nasdem untuk Pindah ke Perindo

Diperiksa KPK

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dukungan TGB pada Jokowi santer dikaitkan dengan kabar pemeriksaannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Sebab, satu bulan yang lalu, Tuan Guru dikabarkan diperiksa KPK di rumah dinasnya di Nusa Tenggara Barat. KPK hanya mengatakan, TGB masih diperiksa dalam konteks klarifikasi.

img_title Deretan Aksi Tuan Guru Bajang Bela Jokowi

"Iya benar. Terjadi klarifikasi dan pemeriksaan dalam rangka pengumpulan bahan dan keterangan," kata Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif di kantornya Jalan Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, Rabu, 30 Mei 2018.

Hanya selisih satu bulan setelah pemberitaan TGB diperiksa KPK, TGB menyampaikan pernyataan dukungannya agar Jokowi menjabat selama dua periode. Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin mengatakan bisa jadi dukungan yang diberikan oleh TGB karena memang ia tersandera secara politis.

img_title BSI Lakukan RUPSLB, Tuan Guru Bajang Jadi Wakil Komisaris Utama

Novel merujuk kasus seorang petinggi partai yang sebelumnya adalah oposisi, namun berbalik menjadi pendukung tak lama setelah ia diperiksa KPK. "Kami tidak kaget dia  bisa mendukung Jokowi. Bisa jadi tersandera KPK. Dulu HT juga begitu, dan akhirnya berbalik arah," ujar Novel Bamukmin kepada VIVA, Kamis, 5 Juli 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pemeriksaan terhadap TGB hanya klarifikasi. Febri membenarkan, TGB diperiksa di wilayahnya sendiri. Namun ia tak mau memberikan informasi lebih lanjut, untuk kasus apa TGB diperiksa. "Soal tempat yang pasti di NTB ya. Dilakukan dan sebagai sebuah peristiwa yang belum masuk di tingkat penyidikan, maka kami belum bisa menyampaikan informasi terkait tentang apa dan belum juga orang yang diklarifikasi adalah orang yang diduga terlibat," kata Febri.

Kepada wartawan yang mengonfirmasi soal pemeriksaannya TGB mengakui ia diperiksa dalam konteks sebagai klarifikasi. "Itu proses klarifikasi, saya pikir dalam banyak hal. KPK akan melakukan klarifikasi terhadap informasi informasi atau masukan dari masyarakat," kata Majdi, Minggu, 27 Mei 2018. Ia mengatakan merespon dengan baik permintaan KPK karena tetap komit untuk melakukan penegakan hukum.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut