Manuver 'Kejutan' Tuan Guru Bajang
- VIVA.co.id/ Reza Fajri.
Pemeriksaan pada TGB masih belum jelas bagaimana akhirnya kelak. Tapi TGB telah dengan lantang menyatakan Jokowi layak diberi kesempatan untuk meneruskan kepemimpinannya. Meski cercaan dan protes mulai berdatangan kepada TGB, tapi ia tak mundur dari pernyataan dukungannya pada Jokowi.
Pilpres sudah di depan mata. Bulan depan, para calon presiden dan calon wakil presiden akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum. Sementara sambil menunggu pendaftaran, para calon sudah mulai saling lirik dan main mata. Tapi Presiden RI Jokowi masih anteng. Tak terlihat sedikit pun kepanikan atau kecemasan siapa yang akan ia pilih sebagai wapresnya. Jokowi tak juga memberikan pernyataan siapa yang akan ia pilih untuk menjadi calon wakilnya.
Tuan Guru Bajang bisa jadi masih berharap, meski bisa juga tidak. Tapi ia tak sendiri. Sejumlah pejabat dan politisi juga menunggu, kepada siapa Jokowi akan mengarahkan panahnya. Seperti ucapannya, sebagai warga ia mengaku siap menerima tugas apa pun bentuknya, kultural mau pun struktural. "Setiap anak bangsa harus siap tugas apa saja. Kita harus bekerja untuk Indonesia," ujar TGB.
Kini publik menghitung hari. Konstelasi politik terus bergerak dengan cepat dan dinamis. Audience tinggal menunggu waktu. Bagaimana nasib Tuan Guru Bajang jika ia tak terpilih sebagai Cawapres Jokowi untuk periode mendatang? Mari menunggu. (ren)