Untung Rugi Ikut Tren Mukbang
- Youtube
Meski demikian, Guru besar di bidang Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor ini menduga apa yang dilakukan para BJ bukanlah kebiasaan makan yang sebenarnya.Â
Rica, BJ mukbang Indonesia juga membenarkan hal itu. Meski sering melakukan mukbang, Rica mengaku itu hanya ia lakukan di depan kamera.
"Itu hanya di depan kamera, sehari-hari aku enggak makan sebanyak itu. Aku cuma makan sayur, buah, oatmeal, sama minunm air mineral saja," ujar Rica Ia mengaku rajin melakukan olahraga dan menerapkan gaya hidup sehat.
Rata-rata para BJ memang memiliki tubuh yang terlihat ramping. Tak heran, meskipun terlihat 'rakus' saat mukbang, mereka kerap menerapkan gaya hidup sehat, bahkan olahraga ekstrim.
![]()
"Dampak kesehatan biasa saja sih, meskipun rajin mukbang. Berat badan juga belum ada yang berubah.Mungkin akan berbeda jadinya kalau menjalani mukbang tanpa olahraga," ujarnya.
Saat makan dalam porsi besar sebenarnya tubuh akan melakukan proses penyeimbangan. Jika makanan yang dimasukkan dan energi yang dikeluarkan seimbang, maka berat badan akan relatif stabil.
Melengkapi penjelasan Prof. Ali Khomsan, Spesialis Gizi Klinis, dr. Marya Haryono SpGK justru menyebut soal efek jangka pendek melakukan mukbang.
"Efek dari mukbang bisa engap atau perasaan seperti sesak nafas dan gangguan pencernaan. Efek jangka panjangnya mesti dipertanyakan. Risikonya bisa mengarah ke stroke dan serangan jantung," ujarnya kepada VIVA ditemui di Menteng Jakarta Pusat.
![]()
Menurutnya yang juga penting dikhawatirkan adalah para viewers terutama kalangan anak-anak.
"Yang dikhawatirkan anak-anak yang nonton mukbang itu. Anak-anak cenderung tidak memahami pola makan (BJ) aslinya seperti apa. Jadi anak-anak rentan meniru."
Dampak positifnya bisa sebagai terapi penderita depresi
Jangan melulu dipandang negatif, mukbang ternyata memiliki dampak positif sebagai dari sesi terapi ASMR.
Dilansir Huffingtonpost, ASMR adalah singkatan dari Autonomous Sensory Meridian Response. ASMR terdiri atas bunyi-bunyian yang dianggap menenangkan. Ini bisa merupakan hasil dari gerakan berulang-ulang seperti memukul-mukul benda tertentu secara konstan atau gesekan pena dengan kertas kala seseorang sedang menulis, bisikan lembut yang melodius, suara gemercik air, bahkan sekadar bunyi orang makan.