Nyanyian Politik Ahmad Dhani
- VIVA/ Maria Margaretha Delviera
Meski sebagai musisi, Dhani sudah sering menuai kontroversi. Beberapa kasus panasnya antara lain ketika logo baru Dewa berbentuk bintang enam disebut serupa dengan lafaz Allah, diprotes Front Pembela Islam (FPI) kala itu. Ada juga kasus pelaporan Roy Suryo karena Dhani diduga menghina bendera Merah Putih di video klip Dewa 19.
Dhani bahkan kerap juga jadi pemberitaan karena urusan kehidupan pribadinya. Biduk rumah tangga dengan Maia Estianty yang sudah dinikahinya sejak 1994 kandas di tahun 2008. Dhani menyebut Maia terlalu sibuk dan menelantarkan ketiga anak mereka, Al, El, dan Dul.
Usai bercerai, Dhani kerap melontarkan pernyataan yang tak kalah bikin ramai, seperti mengaku sudah menikahi empat orang istri dan mendukung poligami. Lagu Dhani yang berjudul Madu Tiga juga sempat diprotes, karena dinilai provokatif dengan menceritakan enaknya berpoligami. Dhani kini diketahui sebagai suami dari Mulan Jameela.
Ahmad Dhani dan dunia politiknya
Keterlibatan Ahmad Dhani di dunia politik sebenarnya sudah terlihat sejak dia mendukung Prabowo Subianto di Pemilu Presiden pada tahun 2014 lalu. Dhani kemudian sempat dikabarkan akan dicalonkan sebagai Wali Kota Surabaya dari Partai Gerindra pada tahun 2015 namun gagal.Â
Pada tahun 2017, Dhani maju sebagai Calon Wakil Bupati Bekasi bersama Sa'aduddin yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Langkahnya terhenti, karena kalah dari pasangan petahana Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja. Dhani pun kembali maju ke panggung politik 2019, kali ini sebagai Caleg dari Partai Gerindra di dapil Jawa Timur I. Tak sendiri, sang istri, Mulan Jameela juga maju sebagai caleg dari Gerindra dari dapil XI Jawa Barat.
Serius menekuni dunia politik pun membuat karier musik Dhani perlahan meredup. Namun pemilik Republik Cinta Management ini tak khawatir, dia bahkan menyebut itu adalah sebuah konsekuensi yang biasa. Dia bahkan mengakui jika banyak sponsor yang batal memakai jasa Dewa 19.
"Nah itu kan konsekuensi ketika artis masuk ke politik memang seperti itu konsekuensinya, misalnya ada pernah perusahaan roti mau sponsorin Dewa 19, ada Ahmad Dhani-nya, kan dia enggak enak sama Jokowi, sponsorin musuhnya Jokowi nih, gitu. Ada kayak gitunya ada banyak sebenarnya, sponsor-sponsor mundur karena ada Ahmad Dhani sebetulnya," ujarnya saat berada di kawasan Jakarta Selatan, 8 Oktober 2018.