Misteri Kematian Khashoggi
- Aljazeera
![]()
Dilansir dari Vox, Selasa 20 November 2018, saat diwawancara oleh Fox News, Trump bahkan memberi kesan bahwa ia lebih percaya kepada Pangeran Mohammed ketimbang badan intelijen negaranya.
“Dia (Mohammed) mengatakan pada saya bahwa ia tidak terlibat. Saya tidak tahu (apakah itu benar), tapi satu yang saya tahu, banyak yang bilang dia tidak terlibat,” tutur Trump.
Saat berbicara di sidang tahunan, Raja Salman memberi dukungan pada putranya yang tengah digunjingkan banyak warga dunia. Tapi, raja berusia 82 tahun itu tidak secara langsung menyinggung soal pembunuhan Khashoggi.
"Kami memastikan bahwa negara ini tidak akan pernah menyimpang dari penerapan hukum Tuhan tanpa diskriminasi," kata Raja, dilansir dari Koreanherald.
Meski kasus kematian Khashoggi tidak membuat hubungan AS dan Arab Saudi memanas, tidak sebaliknya bagi keluarga kerajaan. Belasan pangeran dari Keluarga Al Saud meragukan kepemimpinan Mohammed saat ia dinobatkan sebagai raja.
Dilansir dari CNBC, Selasa 20 November 2018, seseorang yang dekat dengan keluarga kerajaan mengatakan, banyak anggota kerajaan yang tidak rela Mohammed naik takhta. Namun, mereka tidak berani melakukan apa-apa selama Raja Salman masih hidup.
Yang bisa mereka lakukan hanyalah mencari alternatif selain Mohammed. Dan sejauh ini, adik Raja Salman, Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dianggap sebagai kandidat yang ideal. Tahun lalu, ia menjadi satu dari tiga orang yang tidak setuju Mohammed ditunjuk menjadi putra mahkota.