Setengah Hati Pembatasan WhatsApp

Ilustrasi pengguna WhatsApp
Sumber :
  • Instagram/@maurovianzedc7

"Cara ini terbukti efektif di India. Sehingga aktivitas forward pesan berkurang sekitar 25 persen. Kita sudah melakukan uji beta di Indonesia pada November 2018," katanya.

img_title Bisnis Makin Dekat dengan Pelanggan Lewat Video Call WhatsApp, Apa Saja Manfaatnya?

Negeri Bollywood itu enam bulan lebih dulu mencicipi pembatasan pesan terusan WhatsApp. Uji coba pembatasan di India dilakukan pada 19 Juli 2018, dengan maksimal 5 kali meneruskan pesan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembatasan di India merupakan buntut dari problem hoax yang mengerikan, sebab akibat hoax di India terjadi berkali-kali hingga menimbulkan pembunuhan dengan pengeroyokan. Pemerintah India sampai pusing menekan hoax sampai akhirnya meminta WhatsApp memikirkan caranya menekan hoax. Maka pembatasan itu muncul sebagai opsi.

img_title Sering WhatsApp-an dengan Keluarga? Ini 10 HP yang Cocok untuk ART dengan Harga Rp1 Jutaan

Bisa diakali

Pembatasan pesan terusan di satu sisi membuat pengguna WhatsApp bingung. Sebab begitu resmi berlaku, ada beberapa pengguna WhatsApp yang masih bisa bebas dari pembatasan. Ternyata pembatasan pesan terusan maksimal 5 kali berlaku, jika kita meneruskan pesan tersebut dengan teknik sekaligus, atau seperti saat kita membuat pesan siaran ke berbagai kontak. 

img_title Penipuan WhatsApp Makin Beragam, Ini Tanda-tanda Pesan yang Sebaiknya Tidak Anda Percayai

Kalau kita menggunakan trik meneruskan pesan WhatsApp tidak dengan sekaligus ke 5 kontak, beberapa pengguna masih bebas dari pembatasan. 

Beberapa trik yang masih bisa membuat pengguna lolos dari pembatasan yakni, mengirim pesan terusan satu per satu, tidak sekaligus ke 5 kontak. Dalam simulasi, pengguna tetap bebas meneruskan pesan terusan, tanpa muncul notifikasi maksimal 5 kali. 

Selain itu, pengguna dengan akun WhatsApp yang belum diperbarui bisa meneruskan pesan terusan mereka lebih dari 5 kali, meskipun dengan teknik pengiriman pesan secara sekaligus. Simulasi VIVA menemukan, pengguna dengan akun WhatsApp yang belum diperbarui ke versi 2.18.327 masih bebas tanpa pembatasan. 

Warganet juga menilai pembatasan pesan terusan WhatsApp masih bisa diakali melalui teknik pengiriman pesan dengan copy paste.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat industri telekomunikasi dari Indotelko Forum, Doni Ismanto mengingatkan dalam hal pengguna menyebarkan pesan WhatsApp dengan copy paste, hati-hati dengan efek hukumnya. Alih-alih menghindari pembatasan pesan terusan, dengan menyebarkan pesan melalui copy paste malah berisiko kena jerat hukum. 

Dilihat sisi hukumnya, kata doni, ada perbedaan antara forward dengan copy paste. Kalau susah meneruskan pesan, biasanya konten akan di-copy paste lalu kirim. Menurutnya pada titik ini pengguna WhatsApp harus paham ada jerat hukum yang mengintai.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut