Setengah Hati Pembatasan WhatsApp
- Instagram/@maurovianzedc7
Doni meminta publik melihat kasus pidana yang terjadi dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik. Sudah banyak kasus orang terjerat undang-undang tersebut, namun masih saja orang tak kapok bermain-main dengan informasi elektronik. Untuk itu menurutnya, sumber hoax salah satunya adalah mental pengguna.Â
"Kunci utama ya orangnya, masih banyak juga yang menyebarkan hoax dan konten negatif," katanya.Â
Selain itu, Doni mengatakan, efek pembatasan pesan terusan itu jangan lupa berdampak bagi pebisnis daring yang berjualan lewat WhatsApp. Mereka akan terkendala tidak leluasa lagi menyebarkan pesan promosi mereka.Â
Terlepas dari kritik dan respons reaktif yang muncul, WhatsApp menegaskan bakal mengevaluasi uji coba pembatasan pesan terusan dengan hati-hati dan mendengarkan umpan balik dari pengguna dalam enam bulan ini.Â
"Kami akan terus mendengarkan umpan balik dari pengguna mengenai pengalaman mereka, dan seiring berjalannya waktu, mencari cara baru untuk menangani konten viral," kata WhatsApp dalam keterangannya.Â
Sedangkan Anita berharap, pembatasan pesan terusan WhatsApp bisa membentuk kebiasaan baru di masyarakat untuk tidak terburu-buru meneruskan pesan tanpa memverifikasi terlebih dahulu. (hd)Â