Mudik Satu Arah
- ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
"Biaya yang timbul dengan adanya tarif tol, masih bersahabat dengan kami berkat efisiensi yang kami rasakan. Pelanggan kami juga senang, sedikit demi sedikit kepercayaan masyarakat akan moda transportasi bus mulai terasa. Okupansi kami juga mulai dirasakan naik sedikit demi sedikit, dan optimisme kami dalam berwira usaha kembali berkobar di dalam hati," ungkap mereka.
Pemerintah sendiri berdalih bahwa kebijakan one way diyakini sebagai salah satu cara untuk mengantisipasi kemacetan saat arus mudik lebaran, di samping sebelumnya juga adanya wacana pemberlakuan ganjil genap. Meski banjir kritik, toh kebijakan tersebut tetap berjalan dengan skema waktu tidak 24 jam, tapi situasional.Â
'Geser' Pesawat
Terlepas dari hiruk pikuk mudik moda transportasi darat, mahalnya harga tiket pesawat domestik sejak sebelum puasa Ramadan membuat pemudik yang biasa menggunakan transportasi udara beralih moda transportasi lain. Mereka beralih menggunakan kapal laut sebagai transportasi untuk kembali ke kampung halaman.
General Manager (GM) Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, Fahmi Alweni, mengatakan sejak awal sudah memprediksi dengan mahalnya tiket pesawat, banyak pemudik yang lebih memilih jalur angkutan laut sebagai alternatif.
"Tiket pesawat cukup mahal, begitu juga bagasi. Saya yakin penumpang akan beralih ke angkutan laut," kata Fahmi.
Menurutnya, hal tersebut dapat dilihat dari segi harga angkutan laut harganya jauh lebih murah ketimbang angkutan udara. Di tambah lagi, dibukanya akses Tol Lintas Jawa dan Sumatera.Â
Bicara kenaikan penumpang, Fahmi memperkirakan jumlahnya naik sekitar 5 persen dibanding tahun lalu. Sementara, kendaraan roda empat naik lebih tinggi lagi, mencapai 15 persen.
 ![]()
PT Pelayaran Nasional Indonesia-Pelni (Persero) sampai mengoperasikan seluruh armada kapalnya pada angkutan Lebaran 1440 H/2019. Pelni mengoperasikan 26 kapal trayek nusantara dengan 83 pelabuhan singgah melayani 1.239 ruas dengan total kapasitas angkut 54.967 seat. Kemudian, 46 trayek kapal perintis menyinggahi 305 pelabuhan, 4.620 ruas dengan kapasitas 13.961 pax per hari.
"Alhamdulillah 26 kapal trayek nusantara dapat melayani mudik Lebaran 1440 H tahun 2019 ini," kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro, dalam keterangan persnya, Kamis, 30 Mei 2019.