Rinjani dan Wacana Gunung Syariah
- ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
"Lepas dari penting atau tidak, intinya semua balik lagi ke pendaki itu sih. Masih banyak pendaki yang belum sadar diri, peraturan pemda banyak yang masih dilanggar. Contoh, dulu ada perda yang enggak membolehkan metik edelweiss, tapi mereka tetap aja masih metik, bahkan enggak kira-kira. 2008 di Gunung Sumbing masih banyak edelweiss di pinggir jalur, tapi sekarang udah enggak ada," kata Ipan.
Artinya, bagi sebagian orang, aturan hanyalah aturan. Urusan di atas gunung atau puncak pendakian akan jadi hal yang berbeda. "Masa iya polisi hutan mau ngecek sampai puncak atau merazia tiap tenda di tiap shelter?" tambahnya.
Ia mengatakan bahwa kalaupun diberlakukan kebijakan pemisahan tenda pria dan perempuan, itu ia nilai tidak efektif untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Yang paling memungkinkan adalah ketua pendakian harus tegas pada anggota timnya. Para pendaki menjadi tanggung jawab leader-nya.Â
![]()
Ada yang Lebih Mendesak
Para pendaki gunung ini pun menilai, daripada aturan pemisahan tenda pria dan perempuan, ada peraturan lain yang sebenarnya lebih mendesak untuk dibuat. Seperti perihal keamanan, karena di beberapa gunung rawan terjadi pemalakan atau barang yang hilang.
Hal itu diungkapkan oleh Umaya. Saat pemalakan atau kehilangan barang terjadi, mau tidak mau pendaki baru melapor saat turun gunung.
"Tapi barang udah kadung hilang dan kadung di-blow up. Yang lain jadi akan mikir, 'Wah naik gunung ini kok enggak aman?'. Sementara di beberapa gunung, saat kita mau mendaki ke puncak, enggak semua barang kita bawa. Ada barang-barang besar, seperti tenda, sleeping bag dan segala macam ditinggal di pos ke berapa sebelum puncak. Itu yang kadang-kadang sering hilang," ujarnya.
Padahal, ia mengatakan bahwa barang-barang tersebut umumnya harganya mahal. Para pelaku pemalakan dan pencurian pun tahu betul bahwa barang-barang tersebut masih laku saat mereka jual.Â
Sementara itu, Indriyani menilai peraturan lain yang jauh lebih penting untuk dibuat adalah soal konservasi alam pegunungan, di mana para pendaki harus diwajibkan untuk membawa turun sampah yang mereka bawa. Fakta yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa tidak semua pendaki peduli dengan lingkungan gunung yang mereka datangi.