Esemka Jangan cuma Jualan Nasionalisme

Presiden Jokowi resmikan pabrik dan luncurkan produk Esemka.
Sumber :
  • Fajar Sodiq/VIVAnews.

"Kalau Jepang lebih prudent. Bisnis. Tapi kontrol negara dan produknya dijaga. Kalau China lebih terbuka, lebih bisnis base atau murni dagang," ujarnya. 

img_title PS5 Pro atau Rakit PC Gaming? Hitung Biaya yang Harus Disiapkan Gamer

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menanggapi peluncuran mobil Esemka. Menurut Fadli, Jokowi harus terbuka dan menjelaskan bahwa mobil Esemka tersebut bukan menggunakan komponen lokal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu harus terbuka lah, transparan. Tapi saya kira, kejujuran bahwa itu bukan mobil nasional itu menandakan bahwa ini bukan komponen nasional," kata Fadli.

img_title Pengamat Nilai 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadi Fondasi Penting Penguatan Pembangunan Nasional

Mobil Esemka itu masih menggunakan komponen yang didatangkan dari luar negeri. Ketika komponen tersebut sampai di Indonesia, barulah mobil tersebut dirakit di Indonesia.

"Siapa tahu ini mobil komponennya dari China sana, dibikin di Indonesia, dirakit, kan siapa tahu gitu. Kalau gitu mah, semua orang juga bisa," ujarnya.

img_title Biaya Servis HP Makin Mahal? Kenali Kerusakan yang Masih Bisa Diperbaiki Tanpa Ganti Komponen

Dari informasi yang didapat Fadli, komponen mobil Esemka itu bukan sepenuhnya komponen lokal. Bahkan, masih banyak menggunakan komponen dari luar negeri.

Terkait dengan komponen lokal, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengklaim, PT SMK saat ini telah bekerja sama dengan lebih dari 30 industri penyedia komponen otomotif lokal. Langkah ini dinilai bentuk komitmen kemandirian industri nasional.

"SMK juga sudah melakukan persiapan untuk produksi massal,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Boyolali, Jumat, 6 September 2019. 

Menperin Airlangga Hartarto Memperhatikan Mesin Mobil ESEMKA

PT SMK, lanjut Airlangga, juga telah memiliki fasilitas produksi yang cukup mumpuni. Yaitu, lini pengecatan body, lini perakitan mobil type monocoque, type chassis, gasoline engine, diesel engine, transmisi dan axle.

Ada juga lini penyambungan transmisi motor diesel dan motor bensin, lini pengujian kendaraan statik atau elektronik, lini pengujian jalan, lini perbaikan kendaraan pascauji, area stock yard, show room dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya untuk penjualan.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini suatu tahapan yang lebih maju dan layak untuk dapat memproduksi kendaraan roda empat,” ungkap Menperin.

Dia mengatakan, pada tahun pertama PT SMK akan memproduksi sebanyak 3.500 unit pikap Bima dengan kapasitas produksi total sebesar 12.000 unit per tahun. Selain itu, SMK juga telah mengantongi lima Tanda Pendaftaran Tipe (TPT) lainnya

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut