Bisa Apa Anggota DPR Baru?
- VIVA/Muhamad Solihin
"Patut saya ingatkan, bahwa sumpah atau janji yang akan saudara-saudara ucapkan mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara. Tanggung jawab memelihara dan menyelamatkan Pancasila, dan Undang-Undang Republik Indonesia tahun 1945," kata Hatta dalam pembukaan pembacaan sumpah di Gedung Rapat Paripurna I, kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 1 Oktober 2019.
Mulan Jameela, anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra yang baru berpendapat mengenai Rancangan Undang Undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah disahkan DPR. Mulan menyatakan sejalan dengan suara publik yang menolak undang-undang yang baru disahkan rekan-rekannya di DPR periode lalu.
"Mendukung dong (untuk menolak RUU KPK). Mendukung KPK," kata Mulan usai dilantik sebagai anggota DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019.
Mulan menegaskan berkomitmen untuk tidak melakukan korupsi. Meski baru merasakan kursi di Senayan, dirinya mengklaim akan terus berada di barisan masyarakat."Pokoknya saya selalu solid kepada suara rakyat," ujarnya penuh ketegasan.
Anggota DPR lainnya, Krisdayanti mengaku ingin mempelajari lebih dulu pekerjaan rumah yang tersisa dari anggota parlemen sebelumnya. Krisdayanti mengatakan ingin mendalami lebih dulu UU MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3). Karena itu, ia membaca dan memahaminya berulang-ulang.
"Buat saya itu dulu untuk tahu tupoksinya," ujar Krisdayanti, seusai dilantik.Â
Ia memastikan akan menyerap aspirasi Dapil. Apalagi, anggota DPR mendapatkan tugas dan beban carry over dari periode sebelumnya.
"Kita fokus pada pengkajian UU dan mereformasi kelembagaan yang kita tahu bahwa kemarin kan mendapatkan citra yang kurang baik di periode sebelumnya," tutur Krisdayanti.
Menurutnya, reformasi sebuah lembaga tak bisa sendiri. Karena itu, anggota DPR harus menunjukkan performa kedewanan yang sebaik-baiknya.
Â