Pemimpin ISIS Tewas, Mengapa jadi Kontroversi?

Pemimpin ISIS Abu Bakar al Baghdadi.
Sumber :

Melalui pengumuman itu, secara khusus Trump menyampaikan terima kasih kepada Turki, Suriah, Irak, Rusia dan Kurdi Suriah atas kerja sama mereka.

img_title Trump: AS Lancarkan Serangan ke ISIS di Nigeria

Berkali-kali Dikabarkan Mati

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abu Bakar al-Baghdadi lahir pada tahun 1971 di Tobchi, sebuah wilayah kumuh dekat Samarra, sebelah utara Baghdad, dengan nama  Ibrahim Awwad Ibrahim Ali Muhammad al-Badri al-Samarrai. Ia lahir dari keluarga penceramah. Selama invasi AS di Irak pada 2003, ia adalah imam masjid di kota tersebut. Saat itu, ia tertangkap oleh pasukan AS  karena dianggap sebagai penghasut warga sipil. 

img_title Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Sydney Ayah dan Anak, Diduga Simpatisan ISIS

Tak jelas sejak kapan al-Baghdadi menjadi jihadis militan. Sebagian menyebut ia telah menjadi jihadis selama Saddam Hussein berkuasa. Tapi ada yang mengatakan ia telah teradikalisasi selama ditahan di Camp Bucca, sebuah fasilitas militer AS di Irak selatan, tempat banyak komandan al-Qaeda ditahan.

Dikutip dari BBC, pada 4 Juli 2013, dari mimbar masjid al-Nuri di Mosul, ia menjadi pusat perhatian dunia ketika mengumumkan pembentukan kekhalifahan ISIS di Irak dan Suriah.  Sejak itu ribuan orang dari berbagai penjuru dunia datang ke Suriah dan Irak untuk membaiatkan kesetiaan mereka pada ISIS. Kelompok yang ia pimpin tak hanya melakukan teror, tetapi juga bergabung dalam pemberontakan melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

img_title 4 Pendukung ISIS Ditangkap di Sumatera, Perannya Bikin Tercengang

ISIS berulangkali menggempur Suriah melalui serangan udara dan darat. Selama beberapa tahun setelah berdirinya, sepak terjang kelompok yang terkenal bengis ini telah memaksa warga sipil mengungsi. Al Baghdadi dan kelompoknya dikabarkan berhasil menguasai wilayah seluas 88.000 kilometer persegi yang membentang dari Suriah bagian barat hingga Irak bagian timur. Tak hanya itu, kelompok ini juga berhasil menguasai 8 juta orang dan memiliki penghasilan sendiri dari minyak, pemerasan, perampokan, penculikan, dan pembunuhan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak itu ia disebut-sebut sebagai orang paling dicari di seluruh dunia. Amerika Serikat secara resmi menetapkan ia sebagai "teroris" dan menawarkan hadiah uang sebesar US$10 juta (Rp140 triliun) untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya atau kematiannya.

Sejak awal berdirinya, al-Baghdadi tak pernah memunculkan dirinya. Namun sejumlah fotonya bocor ke publik. Sebelumnya, Baghdadi juga pernah beberapa kali dikabarkan tewas. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut