Murka Iran dan Ancaman Perang Dunia III

Cuplikan ledakan pangkalan militer AS di Irak setelah digempur rudal Iran 8 Januari 2020.
Sumber :
  • Twitter/@PressTV

"Semua baik-baik saja! Rudal diluncurkan dari Iran di dua pangkalan militer yang berlokasi di Irak. Pengecekan korban & kerusakan sedang dilakukan sekarang. Sejauh ini baik! Sejauh ini, kita memiliki militer yang paling kuat dan lengkap di seluruh dunia! Saya akan membuat pernyataan besok pagi," tulis Trump di Twitternya @realDonaldTrump, 8 Januari 2020. 

img_title Puluhan Orang Tewas Terinjak-injak di Pemakaman Qasem Soleimani

Sementara itu, Gedung Putih mengatakan sudah memonitor serangan terhadap fasilitas militer mereka. "Kami mengetahui laporan-laporan serangan pada fasilitas AS di Irak. Presiden sudah diberikan taklimat dan memonitor situasi secara saksama dan berkonsultasi dengan tim keamanan nasionalnya," sebut juru bicara Gedung Putih, Stephanie Grisham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Trump, Iran terlalu berani dengan merencanakan serangan terhadap aset-aset tertentu milik AS. Trump mengatakan, AS telah mengidentifikasi 52 sasaran Iran, dan beberapa di antaranya punya nilai budaya yang sangat penting bagi Iran. Sebanyak 52 sasaran itu akan menjadi target AS jika Iran melancarkan serangan. 

img_title Iran Pamer Drone Canggih Terbaru, Mampu Serang Target Jarak Jauh

Ia mengatakan, angka 52 merepresentasikan jumlah warga negara AS yang disandera selama lebih dari satu tahun di Iran pada akhir 1979, setelah mereka dibawa dari kantor Kedutaan AS di Teheran. Trump juga mengatakan pembunuhan Soleimani "untuk menghentikan perang, bukan untuk memulainya".

Meski Trump menanggapi dengan santai, sejumlah kota besar di Amerika Serikat meminta warganya untuk waspada. Diberitakan oleh BBC, para pejabat pemerintah kota mengatakan mereka telah meningkatkan pengamanan di lokasi-lokasi penting dan strategis.

img_title Iran Siap Berdialog jika Amerika Serikat Cabut Sanksi

Pejabat sementara di Kementerian Keamanan Dalam Negeri, Chad Wolf, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan aparat penegak hukum di seluruh penjuru negeri dan siap menghadapi segala ancaman, meski sejauh ini belum ada ancaman nyata yang terdeteksi. (art)

Ayatollah Ali Khamenei is regarded as the figurehead of Iran`s conservative establishment - EPA

Akhirnya Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei akan Pimpin Salat Jumat

Ayatollah Ali Khamenei akan memimpin salat Jumat di Teheran.

img_title
VIVA.co.id
17 Januari 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut