KPK Baru Hajar 'Partai Ibu'
- ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
"Tim menemukan dan mengamankan barang bukti uang Rp400 juta yang berada di tangan Agustiani dalam bentuk dollar Singapura," ujar Lili menambahkan.
Soal kasus PAW yang berujung OTT KPK, Hasto mengatakan partainya berpegang pada putusan MA. "Kalau proses pergantian itu kan ada keputusan dari MA. Bahwa ketika ada seseorang yang meninggal dunia, karena peserta pemilu adalah parpol, maka putusan MA menyerahkan hal tersebut ke parpol. Tapi keputusannya kan tetap ada di KPU. Kami tidak mengambil keputusan," kata Hasto di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis 9 Januari 2019.
Sekjen PDIP, Hasto Kristianto
Hasto menjelaskan, Harun dipilih untuk menjadi PAW Nazarudin karena bersih dan memiliki rekam jejak yang baik. Tapi ia tegaskan selain itu Harun dipilih karena ada putusan MA. "Kami itu pertimbangannya karena adanya putusan MA. Tanpa adanya putusan MA itu kami tidak mengambil keputusan terhadap hal tersebut," kata Hasto.
Ia menambahkan untuk melakukan PAW, partai diikat dengan UU partai dan KPU tak ada ruang gerak untuk bermain. Peraturan juga dianggal sangat ketat. Ia memastikan semua harus berpijak pada hukum.
"PAW sudah dilakukan puluhan kali dan tidak ada sebuah proses negosiasi untuk PAW karena konfigurasi hukumnya sangat jelas dan nggak bisa hal tersebut dinegosiasikan," kata Hasto.
ICW Tetap Ragu
Penangkapan Wahyu Setiawan adalah OTT kedua yang dilakukan KPK pimpinan Firly Bahuri. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan sejumlah orang menjadi sasaran OTT pertama KPK periode 2019-2023. Hanya selang sehari KPK beraksi kembali dengan menangkap Wahyu Setiawan.
Ketua KPK Firli Bahuri, mengaku tak senang dan tidak bangga lembaga yang ia pimpin melakukan OTT secara beruntun di awal 2020. Ia justru sedih dan heran kenapa masih ada pejabat negara yang nekat melakukan tindakan korupsi.
Ketua KPK, Firly Bahuri
Mantan kepala Baharkam Polri itu mengaku prihatin dengan OTT tersebut. Padahal, KPK tidak pernah absen menyosialisasikan upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan, baik di pusat maupun daerah. "Tentu menjadi keprihatinan kita bersama di awal 2020,” ujarnya.