KPK Baru Hajar 'Partai Ibu'
- ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
"Saya tidak bahagia kalau masih saja ada kepala daerah yang tertangkap tangan [korupsi],” kata Firli saat menyampaikan sambutan dalam rapat koordinasi dan sinergi penyelenggaraan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Grand City Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis, 9 Januari 2020.
Meski KPK baru memperlihatkan kerjanya, namun Indonesia Corruption Watch (ICW) tak menganggap apa yang dilakukan KPK saat ini adalah hasil kerja KPK pimpinan Firli Bahuri. Menurut Koordinator Divisi Korupsi Politik, Donal Fariz, penangkapan yang dilakukan terhadap dua terduga penerima suap itu merupakan hasil kinerja penyidik.
"ICW apresiasi kerja penyidik KPK. Dua kasus OTT awal tahun ini merupakan kasus yang sudah diproses cukup lama," kata Donal saat dihubungi VIVAnews, Kamis, 9 Januari 2020. "Tentu saja yang paling layak kita apresiasi kinerja penyidik KPK itu sendiri," ucapnya menambahkan.
Donal mengatakan, kasus yang terkait Saiful dan Wahyu merupakan pengembangan atau kerja dari para komisioner lama beserta penyidik. Donal tak sepakat dua OTT besar itu diklaim sebagai kerja dari pimpinan KPK yang baru, Firli Cs.
Donald malah mengkhawatirkan, dua kasus suap baru-baru ini digarap akan dipetieskan. Bukan karena keraguannya terhadap pimpinan baru, tetapi karena pasal-pasal yang ada dalam Undang-Undang KPK yang baru hasil revisi. [mus]