Imlek, Tradisi yang Membawa Warna
- ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Pernak-pernik merah nan cantik pun kini merasuk hampir ke seluruh ruang publik. Pusat-pusat perbelanjaan pun saling berkejaran menyediakan momen khusus untuk Imlek.
Begitu pun pusat hiburan wisata, tak luput menyemarakkan Imlek dengan sedemikian rupa. Dan tentu saja, tradisi Angpao pun ikut menjadi hal paling semarak bagi anak-anak etnis Tionghoa dan warga yang sekadar menyaksikan perayaan Imlek.
Di Solo atau Surakarta, sebanyak 4.000 lampion aneka warna membuat semarak area Pecinan Pasar Gede. Sejak akhir Januari, lampion yang disebut sengaja didatangkan dari Tiongkok tersebut bergelantungan di jalan kota.
"Beberapa tahun lalu, lampion dibeli dari Jakarta. Tapi, mulai tahun kemarin, kami beli sebanyak 10.000 lampion," ujar Ketua Panitia Imlek Bersama Kota Solo tahun 2016, Sumartono Hadinoto.
Tahun ini, boleh dibilang Imlek bukan hanya untuk etnis Tionghoa. Namun, sepertinya sudah menjadi milik bersama. Hal ini berkaitan dengan bertepatannya hari raya Imlek yang jatuh pada Senin.
Dengan begitu, masa libur panjang pun menjadi momen tersendiri bagi mereka yang merayakan Imlek atau yang hendak berlibur. Tak ayal, beberapa objek wisata pun diburu para pelancong.
![]()
FOTO: Kemacetan lalu lintas di pintu tol Pasteur Bandung Jawa Barat
Salah satunya adalah Kota Bandung, Jawa Barat. Kemacetan ruas jalan pun tak terhindarkan. "Kemacetan diperkirakan mencapai 4 kilometer di pintu tol Pasteur Bandung," laporan tvOne, Minggu 7 Februari 2016.
Semarak Imlek, memang sudah menjadi hal yang paling mengesankan. Bak hari raya umat Muslim, Idul Fitri, Imlek pun mendapat tempat khusus bagi para penyedia jasa.
Salah satunya yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia Jabodetabek. Demi Imlek, perusahaan ini bahkan meluncurkan beberapa varian baru kartu multitrip edisi Imlek 2016.
Direktur Utama KRL M Nurul Fadilla, mengatakan bahwa KCJ mengeluarkan kartu multitrip, gelang multitrip, dan gantungan kunci multitrip edisi Imlek.
"Kalau pakai kartu single trip, penumpang harus balik lagi ke loket untuk menukar tiket harian berjaminan. Kami harus membiasakan penumpang untuk lebih efisien," kata Fadilla.
![]()
FOTO: Pramuniaga menunjukkan kartu multitrip edisi Imlek 2016/ANTARAFOTO