Menyoal Taksi 'Hitam' Uber dan Grab yang Membelah Arus

Ilustrasi aksi protes terhadap keberadaan layanan transportasi online.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yossy Widya

Fenomena terlanjur puas itu pun merebak dan menguat di kalangan netizen. Mereka pun merisak balik angkutan resmi seperti .

img_title Layanan Taksi Gratis Tak Maksimal, Ini Penjelasan Blue Bird

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

img_title Ini Keuntungan Jadi Sopir Uber dan Grab

Prinsip secara keseluruhan sederhana sekali, yakni tarif yang murah. Sebabnya, taksi meski memiliki argometer sebagai bentuk transparansi tarif ternyata belum memuaskan.

Lihat saja angka ini sebagai perbandingan. Layanan standar Uber misalnya, dengan menggunakan jenis kendaraan Toyota Avanza, Uber hanya mematok tarif Rp3.000 per buka pintu, per kilometer sebesar Rp2000 dan waktu tunggu Rp300 per menit. Jelas jauh lebih murah dibanding taksi di mata penggunanya.

img_title Demo Tolak Uber, Bikin Jakarta Seperti Kota Tak Aman

Apapun itu, layanan transportasi memang sudah beragam saat ini. Namun tetap, apapun bentuknya, mau berbasis aplikasi atau pun tidak, status hukum layanan harus tetap menjadi nomor satu. Jangan sampai, karena kemajuan teknlogi lantas membelah arus dan mengabaikan ketentuan yang mengatur di sebuah negara. (umi)

Aplikasi transportasi online Uber.

Giliran Spanyol Tuding Uber Bersaing Tidak Sehat

Transportasi berbasis aplikasi itu tawarkan ongkos 'tarif bawah'.

img_title
VIVA.co.id
24 Juli 2017
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut