Selangkah Lagi Jenderal Tito!
- VIVA.co.id/Muhamad Solihin
"Banyak sekali pertanyaan yang ditujukan, tetapi lebih bertujuan kepada keluarga. Tetapi itu hanya pertanyaan bersifat pribadi. Kalau saya lihat, fit and proper testnya lebih banyak kepada istri saya. Tentang bagaimana dukungan terhadap keluarga dan anak-anak," ujarnya.
Tito yang didampingi oleh istri serta kakak dan adiknya itu lantas meminta maaf lantaran ketiga anaknya tidak bisa hadir. Sebab, mereka tengah berada di Singapura untuk menjalani pendikan.
"Saya juga minta maaf soalnya tak bisa menghadirkan anak saya ke tempat ini, karena mereka lagi sekolah dan tidak bisa meninggalkan tugas mereka (kuliah dan sekolah di Singapura)," ujarnya.
Mantan Kapolda Metro Jaya ini bersyukur karena selalu mendapatkan support dan dukungan dari istri, anak-anak, dan keluarga, dalam mengemban tugas terhadap bangsa dan negara. Dia mengatakan, keluarganya menyatakan dukungan penuh dan gembira lantaran dia dicalonkan oleh Presiden untuk menjadi kapolri.
"Mereka menyatakan dukungan terhadap saya dan menyatakan gembira ayahnya dicalonkan menjadi kapolri. Kemudian saya didampingi oleh keluarga saya, kakak saya, dan adik saya. Mereka diinterview sekitar dua jam cukup mendalam. Mudah-mudahan ini bisa memberikan gambaran terhadap Komisi III tentang kehidupan pribadi saya," ungkapnya.
Calon tunggal Kapolri Komisaris Jendral Tito Karnavian mendapatkan restu dan dukungan penuh dari keluarga. Keluarga kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini bahkan tidak khawatir dengan keselamatan dari Tito.
Sang istri, Tri Suswati, juga turut angkat bicara mengenai pencalonan suaminya tersebut. Ia lebih menyoroti mengenai keselamatan diri Tito selama mengemban amanah sebagai kapolri nanti.
"Soal (keselamatan) nyawa itu, enggak harus di tempat konflik. Banyak anggota (meninggal) di daerah aman. Kecelakaan. Itu takdir. Enggak usah khawatir," kata Tri.
Tri juga berpesan agar Tito tidak lupa dengan waktu saat kerja sehingga tetap bisa melaksanakan ibadah dan menjaga kesehatan. Sebagai Istri, ia senantiasa mengingatkan suaminya untuk selalu menjalankan tugasnya dengan lurus dan sesuai dengan peraturan. Menurut dia, harta pun tidak bisa dibawa mati.
"Tito selalu diingatkan. Karena enggak ada (harta kekayaan apapun) yang dibawa waktu mati. Buat apa macam-macam, bikin hidup kita enggak tenang," ungkap dia.