Bebas dari Abu Sayyaf pada Hari Kemerdekaan RI

Muhammad Sofyan dikawal polisi Filipina setelah berhasil meloloskan diri dari Abu Sayyaf.
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

"Akan tiba waktunya bagi saya untuk berhadapan langsung dengan Abu Sayyaf," tuturnya sebelum dilantik menjadi presiden.

img_title Abu Sayyaf Ledakkan Bom di Filipina, 9 Orang Tewas

Terbaru, Duterte menegaskan siap mempertaruhkan jabatannya untuk menumpas terorisme. Dia berjanji tak akan membiarkan Filipina diacak-acak oleh serangan teror apa pun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan, perbuatan teroris itu seperti ISIS. Kelompok teror tak punya ideologi politik, tak punya konsep, melukai membunuh perempuan dan anak-anak. Duterte juga miris dengan praktik barbar teroris di Filipina yang berani memenggal leher sandera.

img_title Dikenal Brutal, Tokoh Sentral Abu Sayyaf Serahkan Diri

"Ini (pernyataan) adalah sikap tegas saya dan saya akan terus mengingatkan. Saya akan hancurkan terorisme seperti yang saya katakan sebelumnya. Dan ini pertaruhan kehormatan, hidup dan jabatan saya sebagai Presiden Filipina," paparnya.

Sikap tegas dan garang Duterte menjadi harapan bagi Indonesia. Emil mengakui kemampuan Duterte untuk mengendalikan keadaan sandera. Sebab mantan Wali Kota Davao itu dikenal punya pengalaman bisa menyelesaikan ketegangan dengan kelompok yang berseberangan dengan pemerintah Filipina.

img_title Ogah Bayar 8 Miliar Tebus Sandera 5 WNI, Tentara Mau Gempur Abu Sayyaf

Emil berharap Duterte bisa terus sigap dan aktif menjalin dukungan ke MNLF dan kelompok lain di Filipina Selatan untuk menuntaskan kelompok Abu Sayyaf.

"Diharapkan bisa jadi efek jera bagi Abu Sayyaf," katanya.

Namun demikian, menurut Emil, tak mudah untuk menyelesaikan kelompok anti pemerintah di Filipina Selatan, sebab pengalaman selama ini, pemerintah Filipina belum berhasil sepenuhnya.

"Konflik di Filipina Selatan itu bisa lama (penyelesaiannya). Otonomi ke MNLF sudah pernah diberikan tapi tak selesaikan masalah," tutur dia.

Tapi, bukan berarti langkah menyelesaikan pergolakan di Filipina Selatan tanpa peluang. Emil mengatakan, Duterte bisa menggandeng dukungan MNLF untuk menumpas Abu Sayyaf. Caranya, menjadikan MNLF sebagai sekutu sekaligus mitra menghancurkan kelompok teroris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Duterte bisa lebih erat dengan MNLF. Duterte tepat, tinggal dukungan dari aparatur militer (Filipina), masyarakat (Filipina) dan regional (ASEAN)" jelas dia.

(ren)

Ilustrasi - Karyawan memeriksa kondisi suhu envirotainer berisi bahan baku vaksin COVID-19 buatan Sinovac saat tiba di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Minggu, 20 Juni 2021.

Kaleidoskop 2021: Lonjakan COVID-19, KRI Nanggala hingga Herry Cabul

Sepanjang 2021, terjadi berbagai peristiwa yang menjadi perhatian, mulai dari lonjakan kasus COVID-19, tenggelamnya KRI Nanggala-402 hingga terkuaknya kasus asusila.

img_title
VIVA.co.id
24 Desember 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut