Siaga di Tengah Intaian Banjir
- Biro Pers Kepresidenan
"Alat juga dipasang di daerah lain di luar Jawa seperti di Kabupaten Nabire, Aceh Besar, Buru, Lombok, Bantaeng, Sikka, Kerinci, Agam, Kota Manado, dan lainnya," katanya.
Sistem peringatan dini longsor tersebut meliputi tujuh sub sistem yang dibangun meliputi sosialisasi, penilaian risiko, pembentukan kelompok siaga bencana tingkat desa, pembuatan denah dan jalur evakuasi, penyusunan SOP, pemantauan dan gladi evakuasi, dan membangun komitemen Pemda dan masyarakat.
"Masalah utama dalam pembangunan sistem peringatan dini adalah kultural. Artinya, bagaimana masyarakat memahami ancaman di sekitarnya, kemudian mampu beradaptasi dan melakukan antisipasi terhadap ancaman yang ada," tutup Sutopo.
Informasi dari sistem peringatan dini dipercaya kemudian menjadi bagian dari perilaku kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ini adalah tantangan yang sulit dalam membangun sistem peringatan dini bencana. (asp)