Ada Apa dengan Gojek?

Ilustrasi/Pengendara ojek online
Sumber :
  • Twitter/@ResJaksel

Pada November tahun lalu, pengemudi juga menuntut untuk kepada manajemen agar mengangkat mereka menjadi karyawan. 

img_title Gojek Resmi Jadi Sponsor Utama Liga 1

Saat itu, koordinator aksi pengemudi Gojek, Fitrijansjah Toisutta mengatakan, ia dan beberapa rekannya akan kembali melakukan demonstrasi, karena permintaan mereka agar diangkat menjadi karyawan belum ditanggapi manajemen perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, menurutnya, status kemitraan antara pengemudi ojek dan PT Gojek Indonesia selama ini telah menyalahi Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

img_title Tiga Transportasi Online Kompak Protes Permenhub 32

Sehingga, dia menganggap perjanjian itu bisa batal. Selain mereka mempermasalahkan itu, mereka juga meminta pengemudi Gojek menjadi karyawan, sehingga terkait upah dan mekanisme pemotongan bisa jelas.

Pengemudi dari PT Gojek Indonesia, saat itu juga menuntut pengembalian tarif per kilometer menjadi Rp4.000, dari Rp3.000 per kilometer yang pada November tahun lalu diberberlakukan.

img_title Ada yang Baru di Aplikasi Gopay
Foto: Shutterstock

Cara GoTo Bertahan dari Kerugian walau Pendapatannya Naik

GoTo melaporkan peningkatan pendapatan tetapi mencatatkan rugi di kuartal I-2022. Namun, GoTo masih tetap bertahan karena banyak faktor yang memengaruhinya.

img_title
VIVA.co.id
10 Juni 2022
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut