Perampokan Pulomas, Duka di Penghujung 2016
- VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Bahkan, rumah Dody layaknya showroom mobil mewah dengan berbagai mobil terpampang baik di garasi rumah maupun di dalam rumah. Tak hanya itu, rumah Dody pun layaknya hotel bintang lima. Dengan kolam renang di dalam rumah melambangkan dia pengusaha yang sangat sukses.
Dody memiliki enam anak dari dua pernikahannya. Sementara dari istri ketiga Dody baru akan dikaruniai anak karena istrinya itu sedang hamil 7 bulan. Selama ini, Dody tinggal bersama dengan tiga anak dari pernikahannya yang kedua.Â
Sri Dewi memastikan bahwa mantan suaminya itu orang baik dan tidak memiliki musuh terkait bisnis. Dody orang yang sederhana.
Pria yang hobi koleksi mobil mewah dan bermain badminton ini memang dikenal supel bergaul. Kedekatan dia dengan rekan kerja terjalin dengan baik.
Ini yang juga yang membuat Rosy Herawati, ibunda almarhumah Amalia Callista Pahlevi (Amel), tak pernah mempermasalahkan anaknya menginap di rumah Dody. Selain Amel adalah teman dekat Gemma. Rosy juga mantan karyawan Dody. Hubungan dua keluarga mereka sudah seperti saudara.
Duka yang dialami Dody dan lima korban lain memang tidak dapat ditolak. Masyarakat sangat berharap agar polisi segera menangkap kedua pelaku lain.
Kelompok Ramlan Pincang
Kelompok Ramlan Butarbutar atau Ramlan Pincang memang bukan pemain baru dalam dunia kriminal, khususnya perampokan rumah mewah. Sejumlah rumah mewah di Kota Depok, Cikarang dan Bekasi pernah menjadi sasaran kejahatan kelompok ini. Target mereka adalah perhiasan, emas, dan uang tunai.
Ramlan Pincang dan kelompoknya pernah beraksi di Sawangan, Depok, pada 2014. Di rumah artis Farouk Avero, mereka menggasak brankas yang berisi perhiasan. Kemudian, Ramlan juga melakukan perampokan dengan modus menyandera sejumlah anak di sebuah rumah mewah milik warga asing di Perumahan Griya Telaga Permai, B 2 nomor 12, Cilangkap, Depok, Jawa Barat, Selasa 11 Agustus 2015.
Selanjutnya, toko grosir di Jalan Gas Alam, Cimanggis, Depok, pada 2014, dengan kerugian uang tunai. Kemudian, di Cikarang, rumah warga asal China juga jadi sasaran. Barang belum sempat diambil, tapi aksinya di rumah toko di Cikarang, berhasil menggasak uang dan perhiasan.